PEKANBARU (RS) Ratusan warga berunjuk rasa di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru, Kamis (7/7). Massa menuntut Gubernur Riau Rusli Zainal tidak mengintervensi pemilukada ulang di Pekanbaru.

Sekitar 500 warga 12 kecamatan di Pekanbaru berjalan kaki dari Jl Cut Nyak Din menuju Kantor KPU Kota Pekanbaru. Pengunjuk rasa yang menamakan diri Gerakan Masyarakat Cinta Pekanbaru terdiri dari pemuda dan ibu rumah tangga. Mereka menuntut Gubernur Riau Rusli Zainal tidak mempengaruhi proses pemilihan Wali Kota Pekanbaru.

Koordinator aksi, Agun Zulfaira minta gubernur yang juga manajer tim sukses Septina Primawati, salah satu calon Wali Kota Pekanbaru tidak mengintervensi pemilukada. Agun menyatakan Rusli Zainal seharusnya netral dalam mengawasi pemilihan kepala daerah. “Kami khawatir ada intervensi dan tekanan terhadap KPU Pekanbaru yang dilakukan gubernur,” kata Agun.

Pengunjuk rasa diterima Ketua KPU Kota Pekanbaru Yusri Munaf. Yusri menyatakan siap melaksanakan keputusan Mahkamah Konstitusi. Keputusan tersebut memerintahkan KPU melakukan pemilihan kepala daerah ulang. Yusri juga berterima kasih terhadap dukungan moral dari masyarakat kepadanya.

Setelah menyampaikan aspirasi, warga melanjutkan aksi ke KPU Provinsi Riau. Unjuk rasa ini dikawal puluhan anggota Polres Kota Pekanbaru. (asr)