Kepala Desa mengeluarkan bensin bercampur air yang baru di belinya dari di salah satu SPBU

PASIRPANGARAIAN (Segmen.news)- Puluhan Pengendara kendaraan roda dua dan empat komplain kepada SPBU 14.285.680, yang terletak di Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Pasir Pangaraian, Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (12/9).

Pasalnya, Bahan Bakar Minyak (BBM) bensin yang mereka beli di SPBU tersebut ternyata bercampur air, bahkan menimbulkan warna kuning kental.

Sejumlah kendaraan roda dua dan empat mulai memadati bengkel-bengkel untuk memperbaiki kendaraan mereka. Satu persatu pengendara tersebut mendatangi SPBU untuk komplain atas BBM yang mereka jual ternyata bermasalah.

Petugas SPBU terkejut ternyata benar bensin tersebut memang bercampus air, akhirnya penyaluran bensin dihentikan.

Dedi pengendara mobil mengaku kesal dengan SPBU kelalaian SPBU tersebut, sebab akibat bensin itu, mobilnya tiba-tiba mogok, setelah diperiksakan kebengkel ternyata bensin dalam tanki mobilnya bercampur air. Seluruh minyak terpaksa dikeluarkan dan servis mobil.

Bahkan mobil Kades Suka Maju, Kecamatan Rambah, Baharudin Nasution juga mengilami kerusakan, terpaksa seluruh bensin dalam tanki mobilnya terpaksa di keluarkan dan di kembalikan kepada pihak SPBU.

Pihak SPBU yang diwakilkan oleh Kasir, Novita mengaku bahwa pihak SPBU bersedia menanggung segala kerusakan dan mengembalikan uang untuk pembelian BBM tersebut. Penegendara diminta untuk menunjukkan kwitansi perbaikan dari bengkel.
Sedangkan mengenai terjadinya campuran air pada bensin yang di jual tersebut. Novita tidak bisa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Menurutnya. kemarin tidak ada pengendara yang komplin, namun pagi tadi setelah bensin habis. Dan diidisi kembali oleh mobil pertamina sebanyak 24 ribu liter, tiba tiba saja diketahui bensin bercampur air.

“Kita bertanggung jawab, segala kerusakan kendaraan dan bensin yang telah di beli akan di ganti, untuk kendaraan yang rusak harus menunjukkan kwitansi perbaikan dari bengkel,” tukasnya singkat. (Snc)