Tambusai (Semennews.com)- Baru bejalan tua tahun ternyata Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) Desa Suka Maju telah beraset Rp 1,5 miliar, ini menunjukkan tingkat perekonomian masyarakat cukup tinggi. Namun agar dapat mencakup semua kebutuhan masyarakat pihak pengurus menginginkan peningkatan menjadi Badan Usaha Milik Desa (BUM-Des).

“Selama ini UED-SP berjalan lancar tanpa ada kendala yang berarti, baik pengajuan mereka maupun pengangsuran masyarakat. Agar kita lebih di percaya pihak Bank maupun investor untuk penambahan modal, dan gerak koperasi juga bisa lebih luas, sehingga dapat berkembang,” harap Kepala Desa Suka Maju, Suerman, Minggu (16/9).

Katanya, selama ini UED-SP hanya bergerak di bidang simpan pinjam, jika sudah BUM-Des, maka mereka akan lebih bisa berkembang, sebab mereka bisa bergerak dibidang elektronik, peternakan maupun usaha lainnya bagi masyarakat.

Suarman juga menuturkan, selama UED-SP berjalan, hasilnya juga sudah dinikmati oleh masyarakat. Seperti memberikan bantuan ke masyarakat berbentuk ternak sapi dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Selain peningkatan UED-SP ke BUM-Des tersebut, dibidang perekonomian masyarakat. Suarman juga mengharapkan adanya bantuan dari pihak Pemda Rohul melalui Dinas Peternakan dan Perikanan memberikan bantuan usaha perikanan bagi masyarakat.

“Kita sudah beberapa kali mengajukan permohonan bantuan peternakan ikan untuk Desa, namun hingga saat ini belum terlaksana. Saat ini tempat lumbung peternakan ikan sudah kami sediakan, kita harapkan Pemda bisa merealisasikannya,” harapnya. (nang)