int

Pekanbaru (Segmennews.com)- Habisnya waktu kerjasama pihak Provinsi Riau dengan blok siak dalam waktu dekat ini tak surutkan langkah Pemprov untuk dapat kembali mengelola ladang minyak tersebut. Bahkan untuk bersaing dengan pihak swasta pun sudah siap dengan menyusun strategi dari jauh hari.

Hal tersebut disampiakan Asisten II Setdaprov, Riau Emrizal Pakis saat ditemui dikantor gubernur Rabu (3/10). “Sebenarnya bahasanya bukan merebut, yang jadi persoalan saat ini kan habisnya waktu dan kesempatan yang terbuka bagi siapa saja,” ungkapnya.

Lebih lanjut Emrizal menjelaskan, saat ini pelaksanaan undang-undangnya sudah diserahkan kepada daerah dan daerah sudah bisa terlibat. “Daerah kan sudah bisa terlibat, tentunya ada penilaian tentang profesionalitas dan kinerja jika dinilai ada derah yang mampu kenapa tidak,” tuturnya.

Disamping itu, ketika ditanya kesiapan pemprov sendiri bersaing dengan pihak swasta yang mungkin saja akan turut serta diungkapkan Emrizal tidak ada masalah. “Kalau dari segi pemikiran pihak swasta itu lebih jeli daripada kita  dan kita siap bersaing dengan pihak swasta manapun,”imbuhnya lagi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Riau, Husni Hasan juga mengungkapkan kesiapan strategi untuk kembali merebut blok siak tersebut. “Ya kita tentu siap mengelolanya. Riau Petroleum dan SPR dapat mengelolanya. Tentunya didukung dengan kemampuan dan SDM dalam pengelolaan migas,” ujar Husni.

Namun ini membutuhkan waktu seperti merebut blok Langgak lalu yang juga membutuhkan waktu yang panjang, meskipun begitu pihak pemprov riau tetap optimis dapat merebut dan mengelola blok siak lebih baik lagi. (Deni/urc/snc)