Pelalawan (Segmennews.com)– Sampai saat ini, pembangunan dermaga di Kelurahan Teluk Dalam Kecamatan Kuala Kampar yang dianggarkan lewat Anggaran Pendapatan Belanda Daerah (APBD) Murni tahun anggaran 2012 tak kunjung dikerjakan. Pasalnya, sampai saat ini belum ada nampak aktivitas kontraktor mulai mengerjakan dermaga yang dianggarkan sebesar 1,4 Milar tersebut di daerah itu.

Terlebih lagi waktu pengerjaan sampai saat ini terus berjalan, sehingga masyarakat setempat terus bertanya-tanya kapan pengerjaan dermaga jenis ponton tersebut akan terealisasi. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Ketua Komisi C DPRD Pelalawan yang menanyakan hal serupa, yakni

“Kenapa sampai sekarang tak ada aktifitas kontraktor mulai mengerjakan pembangunan dermaga sebagai pengganti dermaga lama yang sudah rusak? padahal waktu pengerjaan kan terus berjalan,” tanya Ketua Komisi C DPRD Pelalawan, Suprianto SP, kemarin.

Katanya, saat ini Warga setempat sudah banyak yang menanyakan pada dewan soal pembangunan Dermaga di Kelurahan Teluk Dalam itu mulai dikerjakannya.

Diungkapkannya, padahal pekerjaan pembangunan Dermaga telah dianggaran sekitar 1,4 miliar. Rekanan kontraktornya yakni,
PT Brata. Hingga sekarang belum juga ada aktifitas.

“Yang jelas, kalau tidak selesai masyarakat pasti kecewa. Sebab Dermaga yang akan dibangun itu adalah satu-satunya dermaga yang menjadi urat nandi bagi masyarakat Kecamatan Kuala Kampar. Soalnya, semua masyarakat kalau mau pergi terutama menjual hasil panennya semua lewat dari situ. Makanya kita sangat menyesal sekali kalau pembangunan dermaga itu tidak selesai,” ungkapnya.

Ditempat terpisah, Camat Kuala Kampar, T Syafril saat dikonfirmasi via selulernya menyatakan bahwa sejauh ini memang tidak ada aktifitas kontraktor melakukan perakitan dermaga di lokasi pekerjaan tersebut. Namun menurutnya saat ini kontraktor sedang merakit dermaga di tempat lain sampai selesai. Jika dermaga telah selesai di rakit barulah dermaga di bawa ke lokasi dan memasangkannya.

“Ya benar, mereka tak merakit di sini. Informasi yang kita dengar kontraktornya merakit di Teluk Keladi Kecamatan Teluk Meranti, dan kita juga tak tahu apa alasannya mereka merakit di situ tapi yang jelas barang itu harus selesai dan terpasang sebelum waktu pengerjaannya berakhir,” pungkasnya. (rz)