SIAK(Segmennews.com)- Di usianya yang ke 13 tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak sangat sadar masih banyak hal yang harus dilakukan yang harus di selesaikan dalam menghadapi berbagai persoalan untuk mengatasi segala kekurangan dalam melayarkan bahtera Kabupaten Siak ke dermaga yang dituju.

“Pembangunan Kabupaten Siak, tidak akan pernah terhenti. Diusia ke 13 tahun, justru Siak akan semakin menggalakkan pembangunan, menyempurnakan segala kekurangan dan kelemahan yang harus di selesaikan,” tegas Bupati Siak H Syamsuar seiring amanahnya dalam mengisi tahun ke 13 Kabupaten Siak baru-baru ini.

Diantara masalah yang masih dominan dan memerlukan upaya sungguh-sungguh untuk di atasi dan sukseskan bersama, antara lain masalah sumberdaya manusia, menekan angka kemiskinan dan penyediaan infrastruktur.

Untuk itu, apapun persoalannya, mari lanjutkan pembangunan. Dan harus terus membangun dari waktu ke waktu diantara berbagai halangan dan persoalan yang ada demi kemajuan dan kejayaan negeri Kabupaten Siak.

“Sekali layar terkembang, Surut kita berpantang,” ujarnya.

Arah dan tujuan bersama dalam bahtera Kabupaten Siak ini sudah jelas sebagaimana dinyatakan dalam Visi Kabupaten Siak 2020 yang menjadi keputusan politik seluruh rakyat Siak.

Guna mewujudkan Visi tersebut, Pemerintah Kabupaten Siak telah mengaktualisasikan melalui berbagai misi pembangunan.

Secara konkrit, langkah-langkah pembangunan ke arah itu telah dilaksanakan secara bersama-sama. Adapun kebijakan dan Program Strategis yang sedang berjalan adalah sektor pendidikan, Infrastruktur, Kesehatan, Pembangunan Pedesaan, Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik, Ketenagakerjaan, Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Rakyat.

“Implementasi dari kebijakan dan Program Strategis ini terus kita laksanakan dalam berbagai bentuk kegiatan melalui sektor-sektor pembangunan,” terang Bupati Syamsuar.

Upaya-upaya untuk meningkatkan pemberdayaan desa guna percepatan pembangunan desa yang maju dan mandiri terus digesa.

“Berbagai lokasi masyarakat yang terisolasi disebabkan tidak adanya infrastruktur jalan secara bertahap terus kita buka,”ungkap Syamsuar. (rinto)