ilustrasi

Padang Sidimpuan (Segmennews.com)– Lantaran saling curiga dan salah komunikasi, dua Tim Sukses (Timses) pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padangsidimpuan terlibat bentrokan.

Empat orang babak belur dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Kedua pihak yang terlibat bentrokan, yakni Timses calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Andar Amin Harahap-Isnandar Hasibuan dengan Timses pasangan Dedi JP Harahap- Affan Siregar Keempat anggota timses yang jadi korban, yakni Idham Nur, Wardi, Eri Kartono dan Nanda.

Idham Nur mengalami luka memar dan luka robek pada bagian wajah, sedangkan tiga lainnya mengalami luka memar di bagian wajah.

Kemarin, korban langsung membuat pengaduan ke Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padangsidimpuan. Menurut informasi yang diperoleh SINDO, peristiwa itu berawal saat sejumlah mobil yang dikendarai timses Andar-Isnan berada di belakang mobil timses Dedi- Affan. Situasi ini membuat timses Dedi-Affan menuduh timses Andar-Isnan membuntuti mereka.

Akibatnya, timses Andar-Isnan mengepung tim Dedi-Affan. Sontak timses Dedi-Affan menghubungi rekan-rekannya yang langsung datang.

“Awalnya, kami hanya ingin berdialog dengan timses Andar-Isnan,tapi tiba-tiba salah seorang tim kami langsung mendatangi mereka dan melakukan pemukulan. Mungkin dia marah karena tak senang timses Andar-Isnan membuntuti rombongan kami,” ungkap Ganti Tua Siregar, anggota timses Dedi- Affan kepada SINDO, ketika ditemui di Polresta Padangsidimpuan kemarin.

Kapolresta Padangsidimpuan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Andy S Taufik mengatakan, peristiwa itu terjadi akibat adanya kecurigaan dua timses calon wali kota/wakil wali kota.

Timses Andar-Isnan membuntuti tim Dedi-Affan untuk memastikan kebenaran tentang adanya dugaan penyebaran selebaran tentang kasuskasus Bachrum Harahap (Bupati Padanglawas Utara) yang merupakan ayah kandung Andar Amin Harahap.

“Pada intinya, peristiwa ini terjadi akibat adanya salah komunikasi dan saling curiga antara kedua tim pemenangan sehingga berujung kepada aksi anarkistis,”ungkapnya .

Saat ini mereka sedang melakukan penyelidikan dan mencari pelaku pengeroyokan.Untuk menindaklanjuti kasus itu, semua korban pengeroyokan itu sudah diambil keterangan. Selain itu, kepolisian akan mengambil keterangan dari saksi yang ada di lokasi.

“Dalam waktu dekat, kami akan ungkap pelaku pengeroyokan,” tegasnya.

Ketua Tim Kampanye Pemenangan Andar-Isnan, Indar Sakti mengimbau seluruh tim pendukung dan simpatisan Andar-Isnan agar menahan diri dan tidak terpancing dengan upaya-upaya provokatif yang dapat merusak tatanan yang terbina dan terpelihara dengan baik selama ini.

”Mari kita percayakan kepada Kapolresta Padangsidimpuan untuk menuntaksan kasus ini,”ujarnya.

Dia berharap peristiwa ini menjadi hikmah dan motivasi bagi seluruh tim pendukung dan simpatisan untuk semaksimal mungkin memenangkan Andar-Isnan.

”Kami turut merasa prihatin dan ikut merasakan derita yang dialami empat orang korban penganiayaan dari tim pendukung Andar-Isnan,” imbuhnya.

Marataman Siregar, ketua partai pendukung Andar-Isnan, mendesak pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus tersebut sehingga Pilkada Kota Padangsidimpuan berjalan dengan aman dan kondusif. Dia menyangkan kejadian tersebut karena sudah menimbulkan korban.

”Seluruh parpol pengusung Andar-Isnan siap membantu kapolres guna menuntaskan kasus ini,”katanya.

Untuk diketahui, pasangan nomor urut 3,yakni Andar-Isnan diusung PKPB, PKB,Partai Buruh, Patriot, PPP, PDP dan PKNU. Dedi-Affan(4) diusungPAN, PDI Perjuangan,PBR, Merdeka, PNI Marhaen,PPI,Barnas,PMB, PKPI, PIB, PBB, PKDI, Pakar Pangan, Pelopor, PDK, PPDI, PPD dan Partai Kedaulatan. Pasangan nomor urut 2 Rusydi Nasution-Riswan Daulay diusung Partai Demokrat dan Hanura.

Pasangan nomor urut 6 Chaidir Ritonga-Maragunung Harahap didukung Partai Golkar, PKS,Republikan dan Partai Serikat Indonesia(PSI). Sedangkan dua pasangan lainnya yang maju dari jalur perseorangan, yakni nomor urut 1 Habib Nasution- Soripada Harahap dan nomor urut 5 Amir Mirza Hutagalung dan Nurwin Nasution.

Sekadar diketahui, pemungutan suara Pilkada Padangsidimpuan akan digelar hari ini (18/10). Jika dari penghitungan suara belum didapatkan pasangan pemenang pilkada, KPU Kota Padangsidimpuan akan menyelenggarakan putaran kedua pada 20 November 2012. (sindo/snc)