Bengkalis (Segmennews.com)- Terhitung sejak bulan Januari sampai dengan Oktober ini ditemukan sebanyak 117 kasus demam berdarah dangue (DBD) di seluruh kabupaten Bengkalis. Dari 117 kasus tersebut sebanyak 5 penderita DBD meninggal dunia, pada awal tahun lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis Hermanto Baran, Selasa (23/10) mengungkapkan soal kasus DBD sepanjang tahun 2012. Disampaikan kadis, puncak DBD yang terjadi di kabupaten Bengkalis adalah pada bulan Januari dan Februari masing-masing terdapat 26 kasus.Kasus DBD tertinggi dari Januari sampai September adalah di kecamatan Mandau dengan 50 kasus.

”Sepanjang tahun 2012 ini penderita DBD yang meninggal dunia mencapai 5 orang, dengan kasus sebanyak 117. Dari catatan, memang kasus DBD di Bengkalis termasuk yang tertinggi di propinsi Riau,dan upaya penanggulangan penyakiut ini terus kita lakukan dengan berbagai cara,” terang Hermanto, ketika ditanya soal pernyataan Diskes Riau bahwa Bengkalis tertinggi penderita DBD di Riau.

Disampaikan juga oleh Hermanto kecamatan yang terbebas dari kasus DBD hingga setakat ini adalah kecamatan Siak Kecil, Rupat, kawasan Sebangar di kecamatan Mandau dan Muara Basung di kecamatan Pinggir.Untuk kecamatan Mandau, di desa Balai Makam saja ditemukan 24 kasus DBD sehingga dari pendataan tercatat Mandau terdapat 74 kasus.

Lebih jauh mantan kepala BKD ini menyampaikan bahwa 5 korban yang meninggal akibat DBD sebanyak 3 orang meninggal di kecamatan Mandau, di kecamatan Bengkalis dan Bukit Batu masing-masing 1 orang meninggal dunia.Kemudian sepanjang bulan Oktober ini baru ditemukan dua kasus DBD yang terjadi di kecamatan Bengkalis. (hr/sn)