Ilustrasi

SIAK (Segmennews.com)– Warung remang-remang bermodus panti pijat dan karaoke semakin marak di Kecamatan Kotogasib, Kabupaten Siak, hal itu menimbulkan ke kawatiran pada kaum ibu. Namun anehnya Pemerintah Kecamatan setempat terkesan bersikap pembiaran.

Warga Desa Buatan II, SA (35), Rabu (24/10) bahwa semakin hari tempat-tempat hiburan tang diduga digunakan untuk bermesum semakin marak di Kecamatan Kotogasib, para ibu-ibu disekitarnya  semakin khawatir akan suami dan anak-anak mereka yang ditakutkan akan terpengaruh.

Sebab lanjut SA,  diwarung-warung tersebut juga menjual minuman beralkohol seperti bir merk angker dan lainnya. Rasa ke kahawatirannya semakin menjadi dikala tempat-tempat tersebut juga mempersiapkan pelayaan para wanita muda.

“Sekarang ini, memang udah semakin marak pak! Kami parta kaum ibu sangat tinggi rasa kekawatiran terhadap mental anak dan takut suami kami masuk ke dunia tersebut, disana selain menyediakan minuman beralkohol juga dilayani wanita muda,” terang SA ibu anak empat ini.

Selain itu diungkapkannya, agar pihak pemerintah di tingkat kecamatan untuk secepatnya menertipkan warung-warung yang diduga menyediakan tempat mesum tersebut, agar kaum ibu bisa tenang.

“Kita minta kepada camat agar memperhatikan tempat-tempat seperti itu, karna kami kaum ibu cukup kawatir.Bisa-bisa suami kami terjerumus ke sana dan mental anak-anak kami bisa rusak,” terang Lina, ibu anak empat tersebut.

Selain itu diungkapkan SA bahwa apabila memang diperbolehkan adanya tempat-tempat hiburan seperti itu, agar di tertipkan.

“Kami masyarakat tidak tahu, boleh atau tidak adanya warung yang diduga terjadi praktek mesum itu berdiri dan diberikan izin, kalaulah memang ada izinnya tolonglah ditertipkan,” ujar SA mengharap. (rinto)