Kajati Riau Babul Khoir Harapahp di dampingi Kajari Rohul meninjau BB

PasirPangaraian (Segmennews.com)- Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau, H Babul Khoir Harahap SH, MH memerintahkan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari PasirPangaraian, kabupaten Rokan Hulu agar segera melakukan pelelangan Barang Bukti (BB) sebelum Desember 2012.

Hal itu dikatakan Babul Khoir, kepada Wartawan, Selasa (30/10) saat mengunjungi Kejari PasirPangaraian untuk pengecekan kinerja, operasional sekaligus pengecekan Barang Bukti (BB). 

“Kita lihat BB truk, kayu dan sepeda motor sudah menumpuk, kita sayangkan nantinya jika mengulur-ngulur waktu pelelangan, maka kayu akan memebusuk begitu juga BB lainnya akan rusak. Maka kita perintahkan Kejari, sebelum bulan Desember (2012) semua BB sudah di lelang, hasilnya akan di masukkan ke khas Negara,” tegas Kejati.

Disamping itu, Kejati juga memeriksa berkas perkara dan operasional kerja di Kejari PasirPangaraian, agar nantinya tidak menimbulkan pelanggaran dan permasalahan. Namun akunya, semua masalah berkas dan ruangan tempat penyimpanan BB alhamdulillah sudah baik.

Hanya saja, sejauh ini pada umumnya di Kejati maupun di semua Kejari masih terkendala kekurangan karyawan di Kejaksaan. hal itu disebabkan banyaknya jaksa yang pindah dan ada sebagian yang menjalani pendidikan. Kurangnya karyawan itu, tentunya akan mengurangi kemampuan kinerja.

“Kita sudah mengusulkan kekejagung untuk penambahan, harusnya di kejari ada sekitar 35-40 karyawan, sedangkan disini (Kejari PasirPangaraian) masih kurang. Kita lihat saja, di Intel saja tidak memiliki staf. Kita harapkan pengajuan penambahan karyawan itu cepat direalisasikan,” ungkapnya.

Diakui Kejati, sejauh ini akibat kurangnya Jaksa, sehingga jaksa lainnya hanya terfokus pada Pidum, sementara kerja yang lainnya terbengkalai. 

“Semua keluhan dan persoalan di Kejari di Riau akan kita sampaikan juga pada raker mendatang. Jika semua persoaalan sudah selesai termasuk penambahan Karyawan terpenuhi, maka kinerja yang tidak bagus akan kita tindak lanjuti,” terangnya. (idab)