MADINA (Segmennews.com)- Jamaah haji asal kabupaten Mandailing Natal (Madina) kloter 13 embarkasi Medan akan tiba di Medan pada tanggal 13 November mendatang, dan tiba di Panyabungan pada Rabu, 14 November. Sedangkan kloter 17 akan tiba di asrama haji Medan pada tangga 18 November dan tiba di Panyabungan esok harinya tanggal 19 November.

Kepala Bagian Kesra Pemkab Madina, M Taupik Lubis SH kepada METRO, Jumat (2/11) menyebutkan, sejauh ini tidak ada kendala berarti yang dihadapi para jamaah haji asal Madina. Semuanya dalam kondisi sehat, hanya saja ada satu orang calon haji yang gagal berangkat disebabkan sakit dan sudah meninggal dunia.

”Semua jamaah kita dalam kondisi sehat wal afiat. Hanya satu orang yang gagal berangkat karena mengalami penyakit jantung yaitu ibu Asmah, warga desa Gunungtua meninggal pada tanggal 27 Oktober lalu. Sebelumnya ia dirawat di RS Haji Medan, dan sudah dipulangkan ke Madina,” ucap Taupik. Sementara Staf Haji dan Umroh Kementerian Agama Madina, Erwin Nasution juga menyampaikan hal yang sama.

Kata Erwin, hanya sebagian jamaah mengalami batuk-batuk. ”Sebagian jamaah kita mengalami batuk, dan itu rata-rata semua jamaah dari Indonesia mungkin akibat cuaca yang berbeda,” ujarnya. Untuk itu, Taupik dan Erwin mengajak semua masyarakat Madina agar jangan lupa mendoakan para jamaah yang sedang menjalankan ibadah rukun islam terakhir itu mengingat para Calhaj banyak tergolong orangtua, bahkan banyak juga yang sudah lansia.

”Seperti kita ketahui Calhaj kita banyak dari kalangan orangtua, bahkan ada yang berusia 95 tahun. Kita harus selalu mendoakan mereka agar tetap sehat dan mampu menjalankan rangkaian ibadah. Terutama doa agar menjadi haji yang mabrur, dan sehat sampai tiba ke kampung halaman,” pesannya.

Seperti diberitakan sebelumnya, jamaah haji asal Madina sebanyak 639 orang terdiri dari dua kloter yaitu kloter 13 dan kloter 17. Kloter 13 berangkat pada tanggal 2 Oktober yang lalu, sementara kloter 17 bergabung dengan jamaah asal kabupaten Padang Lawas yang berangkat pada tanggal 7 Oktober lalu. (msc/snc)