Stadion Utama Riau di Kecamatan Tampan

Perkanbaru (Segmennews.com)- Komplek Stadion Utama Riau di jalan Naga Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan disinyalir berubah fungsi menjadi tempat bermesum pasangan muda-mudi dikala malam hari.

Pantauan Segmennews, saat malam menjelang stadion utama Riau banyak dikunjungi pasangan muda mudi yang menjadikan tempat tersebut sebagai tempat memadu kasih mereka. Apalagi suasana disana sepi, ditambah lagi tidak ada penerangan yang memadai.

Warga setempat, Rahmad, Senin (5/11/2012) mengaku bahwa karena lokasi staion gelap, sehingga banyak pasangan muda mudi memanfaatkannya untuk bermesum, hal itu tentunya membuat mereka merasa terganggu.

“Kalau gelap itu banyak juga yang buat mesum disini (Komplek Stadion Utama), apalagi diujung-ujung jalan itu banyak, tapi saya yakin kalau ada penerangan sepertinya mengurangi tindak kejahatan,” tukas Rahmad.

Keluhan akibat kurangnya penerangan juga di sampaikan pengunjung Stadion, Indri, jika malam menjelang mereka takut berkunjung ke stadion utama tersebut, sebab bisa saja di suasana yang gelap itu ada orang yang berniat jahat. Padahal, lokasi tersebut sanagat cocok untuk tempat bersantai bersama keluarga.

Katanya lagi, belakangan terakhir ada beberapa peristiwa kejahatan terjadi di komplek stadion ini, seperti penjambretan dan lainnya. Hal itu diakuinya karena minimnya penerangan. Disamping itu, lokasi tersebut juga tak jarang dijadikan tempat bermesum bagi pasangan muda mudi.

Pengamat perkotaan, Ir Mardianto Manan kepada Segmennews.com menyarankan agar pemerintah segera membentuk badan pengelola komplek stadion yang menjadi lokasi perhelatan puncak Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII tersebut untuk dimanfaatkan sebagai tempat bagi masyarakat.
   
“Kota Pekanbaru ini kan masih kurang taman dan tempat rekreasi keluarga yang terbuka dan gratis, ada taman kota yang ingin dibangun di Garuda Sakti ternyata tidak berjalan. Komplek stadion utama ini bagus, jalannya besar areanya juga luas, namun harus ada badan pengelola yang jelas, yang akan mengurusi hingga ke bagian kebersihan toiletnya,” ungkap Mardianto.
   
Menurut Mardianto kala itu, sangat sayang bila area di sekitar komplek Stadion Utama Riau ini tidak dikelola dengan baik. Karena menurutnya, area ini berpotensi menjadi pusat keramaian yang diminitai masyarakat seperti Purna MTQ.

“Seharusnya pemerintah kita harus jeli melihat keadaan karena dengan adanya penerangan diarea Stadion akan memikat pedagang, selanjutnya sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk menghabiskan masa bersama kelurganya, kemudian jika dikelola dengan baik akan bermanfaat untuk ekonomi masyarakat,” jelas Mardianto. (putra)