Pangkalan Kerinci (Segmennews.com)- Managemen RSUD Selasih Pangkalan Kerinci diduga merekrut karyawan honorer diam-diam.

Informasi yang dirangkum wartawan, rekrutmen tenaga honorer sudah dilakukan oleh manajemen RSUD Selasih. Bahkan saat ini, pegawai yang sudah dinyatakan lulus, saat ini mereka  sedang mengikuti masa orientasi.

Tidak diketahui persis, berapa jumlah tenaga yang diangkat. Namun dari sumber penulusuran wartawan, mengangkat tenaga honorer dari Perawat, Bidan dan Jasa Pengaman. Sejumlah kalangan menilai, rekrutmen yang dilakukan oleh manajemen rumah sakit di Desa Makmur (SP 6) Pangkalan Kerinci syarat dengan unsur KKN.

Bahkan, dari sumber terpercaya  menyebutkan pegawai yang sudah diterima itu, banyak dari anak pejabat. Wartawan, sangat sulit dikonfirmasi terkait rekrutmen kepada pejabat RSUD Selasih. Baik Dirut RSUD Dessy maupun Kabid Pelayanan Medik RSUD dr. Ahmad Krinen.

Namun akhirnya Kasubag Program RSUD Selasih, Zulfan mengakui juga adanya perekrutan tenaga honorer dilingkungan RSUD. Meskipun sedikit takut ia, memberikan informasi yang setengah-setengah. Untuk tenaga Satpam berjumlah, 8 orang, Bidan 3 orang sementara itu untuk perawat dia tidak mengetahui persis jumlahnya.

Zulfan yang berada di Surabaya bersama rombongan pegawai RSUD, menyarankan wartawan, untuk tidak memediakan dulu rekrutmen pengangkatan tenaga honorer ini dilingkungan RSUD.

“Tunggu dulu, tunggu kami dulu pulang, hari Sabtu besok saja kita kumpul-kumpul kemudian menjelaskan persoalannya,” tukas Zulfan seraya menyarankan wartawan, menkonfirmasi kepada PLH RSUD dr. Mulzia Effendi.

Anehnya lagi, PLH RSUD, dr Mulzia Effendi ditemui wartawan Kamis (8/11) mengaku tidak mengetahui perekrutan itu. “Saya tidak tahu persis, yang pasti memang ada, saat ini pegawai yang sudah dinyatakan lulus maupun yang mengikuti masa orientasi,” ujarnya singkat. (ur/rz)