int

Pagaran Tapah Darussalam (Segmennews.com)- Siswa SDN 015 Pagaran Tapah Darussalam Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Denedictus Sraidy Samosir (10TH ), ditemukan tewas dalam lumpur setelah tubuhnya terlindas roda excavator di areal PTPN V Sei Intan.
               
Informasinya, Senin (12/11) sore sekitar 17.30 WIB, korban anak dari pasangan Roger Toni Samosir (40th ) dan R br Haloho (35Th ) yang masih berstatus Karyawan PTPN V ini bermain bersama teman-temannya di lokasi kerja excavator sedang mencuci parit limbah.
           
Tanpa diketahui operator dan helper excavator milik CV TO Sapta Jaya Pekan Baru, anak bungsu dari tiga bersaudara ini terlindas roda alat berat itu, tubuh korban masuk dalam lumpur dengan kondisi menggenaskan yakni kepala pecah,
     
Alat berat sedang mencuci parit limbah di perumahan PKS PTPN V Sei Intan,sedangkan korban sedang bermain diareal tersebut yang membuat kaki korban terpeleset dalam lumpur, tidak disangka alat berat bergerak ke belakang dan langsung menggilasnya, tubuh anak ini terbenam di lumpur dengan posisi telungkup,

Warga setempat Silitonga didampingi rekannya, Samosir, Selasa (13/11) mengatakan korban sudah dikebumikan oleh keluarga di Pemakaman Kebun PTPN V Sei Intan Selasa sore, sekitar pukul 14.30 WIB.

Sementara kedua orang tua korban belum bisa dimintai keterangannya pasalnya masih mengalami trauma.

“Sampai saat ini, excavator masih berada di TKP, sedangkan operator dan helpernya, Dedi Miseri Saputra dan Sami Prayogi sudah diamankan di Mapolsek Kunto Darussalam,” ujarnya.

Kapolres Rohul AKB Yudi Kurniawan, SIK melalui Kapolsek Kunto Darussalam AKP Ramadani kepada Wartawan membenarkan kejadian tersebut. Operator dan helpernya sudah diperiksa penyidik dan saat ini masih dalam proses,” Ujarnya. (dab)