BPBD Pelalawan menyerahkan bantuan

Pelalawan (Segmennews.com)- Pasca banjir akibat meluapnya bantaran Sungai Kampar, sekitar 269 Kepala Keluarga (KK) terendam banjir. Jumlah KK tersebut tersebar di dua desa yakni Desa Rantau Baru dan Kuala Terusan serta Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota.

Namun sejauh ini, menurut Camat Pangkalan Kerinci, Drs Novri Wahyudi kemarin, pihaknya belum menerima laporan dari Dinas Kesehatan maupun Puskesmas adanya warga yang terserang penyakit akibat banjir tersebut,

“Alhamdulillah, sampai saat ini belum ada laporan yang masuk dari Diskes Pelalawan maupun dari Puskesmas adanya masyarakat yang terkena penyakit pasca banjir ini,” katanya.

Diterangkan Novri, bahwa pasca banjir minggu lalu mengakibatkan dua desa dan satu kelurahan itu sampai saat ini akses jalan menuju daerah tersebut sempat terputus karena sebagian besar lokasi desa ini terendam banjir.

Akibatnya, untuk Desa Rantau Baru sendiri selain rumah 175 KK terendam banjir juga hampir semua kebun warga terendam banjir.

“Bukan cuma itu, hewan ternak seperti Kerbau 30 ekor, sapi 20 ekor, kambing 16 ekor dan ayam kampung 200 ekor ikut hanyut oleh banjir selain transportasi darat yang putus,” ujarnya.

Sedangkan untuk di Desa Kuala Terusan, sambungnya, dampak dari banjir mengakibatkan 115 rumah KK terendam banjir berikut kebun-kebunnya, hewan ternak kerbau sebanyak 70 ekor, sapi 10 ekor, kambing 15 ekor dan ayam kampung 500 ikut terendam banjir sehingga kondisi ekonomi masyarakat di daerah ini hampir lumpuh.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan, Raja Alkap,SH MH, menuturkan bhawa pihaknya telah memberikan bantuan bagi korban banjir di Kecamatan Pangkalan Kerinci.

“Ya, meski bantuan ini terbilang kecil namun kami harapkan bermanfaat bagi masyarakat yang terkena musibah. Karena untuk saat ini, inilah upaya dapat dilakukan,” terang Kepala BPBD Pelalawan Raja

Pihak BPBD Pelalawan menurunkan bantuan berupa Mie Instan sebanyak 111 kotak, beras 2.225 Kg atau 111,25 karung. Alokasi dana yang diturunkan semuanya berjumlah Rp 50 juta. (rz)