.Ketua IARMI, menyematkan tanda peserta kepada Menwa dan anggota TNI

Rokan Hulu (Segmennews.com)-  Sekitar 500 personil dari bebagai organisasi kesatuan yakni, TNI, Polri, Satpol PP, Pemuda Panca Marga, Pramuka, Mahasiswa dan resimen mahasiswa (Menwa) se-Riau, Sabtu (24/11), mengikuti napak tilas menelusuri perjuangan pahlawan Nasional Tuanku Tambusai, yang digelar dua hari.

Kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan di Provinsi Riau, ditaja Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Riau, dipusatkan di Taman Kota Pasir Pangaraian, dilepas dalam upacara resmi dipimpin Ketua IARMI Riau juga Kepala Dinas Sosial Riau, Said SAqlul Amri, juga dihadiri Pembina IARMI Danyon 132 Wira Bima, Letkol Asep Dedi D, alumni IARMI Riau juga mantan Wabup Rohul, Auni M Noor, Asisten Ekonomi Pembangunan Syaiful Bahri, Ketua KPU Rohul juga alumni IARMI, Jonnaidi Dasa, serta
pemgurus IAMRI Riau dan Rohul lainnya.

Menurut Said SAqlul Amri, kegiatan napak tilas sejarah perjuangan pejuang nasional Tuanku Tambusai, sebagai bentuk mengingat perjuangan sosok Tuanku Tambusai, sebagai bentuk menyikapi nilai-nilai bangsa dan perjuangan pahlawan melawan penjajah. Dengan melibatkan para pemuda pada kegiatan napak tilas, diharapan kedepannya ini menjadi agenda tahunan, dan dilaksanakan yang perdana di Riau.

“Melalui napak tilas ini, diharapkan seluruh pemuda yang terlibat, bisa meningatkan kembali sejarah perjuangan sosok Tuanku Tambusai. Juga kegiatan ini, untu menjalin silaturrahmi antar pemuda yang terlibat napa tilas, dan nantinya bisa membangun nilai-nilai kepahlawann,” harap SaidSaqlul Amri.

Sementara itu, dikatakan Pembina IAMRI, Letkol Asep Dedi D mengatakan, napak tilas yang dilaksanakan perdana, dilaksanakan di Rohul untuk mengenang dan mengingat perjuangan pahlawan nasional Tuanku Tambusai.

Kegiatan yang dilaksanakan, mengambil dua etape, etape pertama dilepas dari Pasir Pengaraian, kemudian mengambil jalur jalan ke Kubu Manggis Desa Pematang Barangan, Kecamatan Rambah, lalu menjangkau ke SKPC Kecamatan Rambah Hilir.

“Di SKPC, nantinya rombongan napak tilas meningap disana, dan disambut masyarakat. Malamnya, dilaksanakan kegiatan pagelaran kesenian, lalu paginya dilanjutkan perjalanan ke etape kedua, yang menjangakau sejumlah desa hingga finish di benteng 7 lapis Dalu-dalu Kecamatan Tambusai, lokasi bekas tempat perjuangan Tuanku Tambusai mengusir penjajah,” ungkap Asep Dedi D.

Dikatakan Danyon 132 Wira Bima lagi, bahwa bangsa yang besar, adalah bangsa yang menghargai perjuangan pahlawan. Apalagi, dalam napa tilas ini melibatkan unsure pemuda, dan kedepannya diharapkan pemuda mampu sebagai penerus perjuangan sosok kepahlawanan Tuanku Tambusai. (dab)