Pekanbaru (Segmennews.com)- Pasca penyelenggaraan Pekan Olah Raga Nasional (PON) ke XVIII bulan September 2012 . Kota Pekanbaru kembali di penuhi oleh spanduk -spanduk liar serta baner. Khususnya spanduk bakal calon (balon) Kepala Daerah. Tidak jarang iklan ini merusak pohon yang berada di jalur hijau. Pasalnya iklan dan reklamenya di tempelkan dan di pakukan di pohon .
  
Walikota Pekanbaru Firdaus MT, mengakui gerah melihat iklan di tempel di pohon karena selain merusak pemandangan juga merusak pohon.

“memang Kota Pekanbaru kini mulai di ramaikan lagi oleh pemasangan iklan khususnya Balon kepala Daerah. Banyak baner tidak beraturan khususnya  baner balon, ya kita minta janganlah pasang di pohon itukan menyiksa namanya.Buat aja di tempat yang bisa kasih kayu jangan dipakukan di pohon,”ujarnya.
  
Ia juga menjelaskan meski saat ini Pemerintah Kota Pekanbaru memang  melakukan moratorium papan reklame,Tetapi Dispenda masih saja mengijinkan baner di pasang.
  
Memang  lanjut Firdaus,  untuk baner yang sifatnya sebentar dan bermuatan sosialisasi pemko tidak terlalu ketat.

“Yang Kita moratorium kan reklame bisnis yang di bangun permanen, sementara untuk baner balon itukan sementara jadi boleh, hanya letakkanlah pada tempat yang beraturan dan tidak menggangu pejalan kaki apalagi jalur hijau seperti di paku di pohon itu tidak boleh,” urainya.
  
Firdaus juga menegaskan Peraturan Walikota terkait papan reklame kini tinggal menunggu penajaman dan di rencanakan akan di terbitkan Januari 2013.
  “Penajaman yang kita lakukan terkait titik-titik penempatan papan reklame di masa datang,” imbuhnya.(kir/ur)