Rokan Hulu (Segmennews.com)- Masyarakat Kepenuhan Jaya, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), minta pada jajaran Mapolres Rohul segera melakukan penyelidikan terhadap penggelapan dana Kopreasi Unit Desa Sari Mukti Sakti (SMS) pola kemitraan Kredit Kepada Koperasi Primer untuk Anggotanya (KKPA) dengan PT. Elon Mahkota (Ema) yang ditaksir mencapai puluhan miliar.

SEjauh ini, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Kadikoperindag) Rohul Zulkarnain tak bisa berbuat banyak, diduga mereka ada main dengan pengurus koperasi.

Dikatakan, Perwakilan Masyarakat Kepenuhan Jaya Ali Irman, Sabtu (1/12),  Anggota KUD SMS mulai dari Kelompok Tani 13 sampai 18, belum memperoleh 1 rupiah pun, tapi  Kelompok Tani 19 hanya mendapat Rp 200 ribu  per kapling tiap bulan, sedangkan ketua kelompok, informasinya mereka bergaji Rp 4 juta per bulan dan pengamanan dari pihak kepolisian sebanyak 3 orang bergaji Rp 3 juta per bulan.

“ Tapi kalau dilihat dari kebun Kelapa Sawitnya ketinggiannya sudah mencapai 5 sampai 7 meter, masa tanam sudah 15 tahun, seharusnya sudah mengasilkan 2 sampai 3 ton per panen, selain itu masyarakat mempertanyakan agar sertifikat lahan secepatnya diserahkan pada anggota,” paparnya.              
Diterangkan, mulai dari kelompok Tani 13 sampai 19, tidak jelas kerja samanya dengan piha perusahaan PT. Elon Mahkota, karena lahan trasmigrasi sekitar 450 Hektar itu, hutang anggota terus bertambah, awalnya pada musim tanam pertama tahun 1997-1998 hanya Rp 14 juta per kapling, kemudian  di tahun 1998 waktu  terjadi moneter hutang bertambah menjadi Rp 30 juta perkapling, kemudian di tahun 2011-2012 bertambah menjadi Rp 60 juta per kapling.

“ Karena pola kerja sama dengan perusahaan tidak jelas,  maka hutang pun bertambah-tambah, tidak hanya hutang bertambah, malah bunganya pun semakin banyak dan makin besar, tak obahnya seperti rentenir, waktu itu Kadikoperindag Rohul Zurkarnain turun kelapangan, namun tidak jelas apa hasilnya sidaknya, diduga oknum pejabat ini otak atau aktor intelektual ikut bermaian di KUD SMS dengan PT EMA sehingga membuat rakyat makin menderita,” ungkapnya.

Sekretaris Desa Kepenuhan Jaya Nawan, meminta agar masyarakat jangan bertindak anarkis, semua semua warga di Kepenuhan Jaya ada ikatan kekeluargaan, tapi pihak pengurus KUD SMS harus transparan pada anggotanya, agar tidak terjadi konflik dan semuanya berjalan kondusif.

“ Kita minta masyarakat jangan ceroboh dan anarkis, begitu juga pengurus KUD  SMS harus terbuka mengenai keuangannya, kalau sudah lunas serahkan dong sertifikatnya,” pungkasnya (dab)