Jakarta – Tomat yang kaya akan lycopene bermanfaat untuk kesehatan jantung. Juga menjadi salah satu makanan untuk pencegah kerusakan sel otak. Sebuah penelitian di China menyatakan tomat memperkecil resiko terserang depresi.

Hampir 20 persen orang menderita depresi di beberapa bagian hidup mereka. Wanita menderita depresi lebih banyak daripada laki-laki. Sementara orang tua juga sangat riskan terserang depresi karena efek suasana hati dan kondisi kesehatan menurun, kehilangan orang tercinta, dan kesepian.

Tim peneliti dari China dan Jepang yang dipimpin oleh Dr. Kaijun Niu dari China’s Tianjin Medical University meneliti laporan awal bahwa lycopene bisa juga meningkatkan kesehatan psikologis. Caranya dengan menurunkan atau melemahkan stres yang dapat merusak kesehatan sel otak.

Seperti dilansir daily mail (05/12/2012),peneliti menganalisa catatan kesehatan dan diet dari sekitar 1000 pria dan wanita Jepang berumur 70 tahun ke atas.

Hasil yang diterbitkan di Journal of Affective Dissorder menyebutkan, orang-orang yang mengonsumsi tomat dua sampai enam kali seminggu mempunyai 46 % resiko lebih kecil menderita depresi. Dibandingkan orang yang memakan tomat kurang dari satu kali setiap minggu. Konsumsi tomat setiap hari dapat mengurangi risiko depresi sampai 52 %.

Para peneliti menyebutkan jika mereka belum yakin apakah lycopene pada tomat langsung berpengaruh pada otak. Atau hanya mengurangi depresi saat orang-orang menderita penyakit serius seperti kanker.

Dalam hasil laporan disebutkan juga pola makan yang menyertakan tomat bisa saja memberikan efek baik untuk mencegah gejala depresi. Namun, sebaliknya efek pencegahan depresi tidak ditemukan berkaitan dengan sayuran dan buah lainnya.(dtc)