Jakarta, (Segmennews.com) Rangga Nugraha tiba-tiba muncul dan mengaku sebagai saksi kecelakaan maut yang terjadi di Tol Jagorawi yang menewaskan dua orang pada Selasa (1/1). Rangga menyebut bahwa saat kecelakaan dirinya di lokasi dan ikut mengevakuasi korban.

Menurut Rangga, dirinya memacu Avanza yang dia kemudikan dengan 140 km sekitar 100 meter di belakang BMW Rasyid. “Kurang lebih 140 (km/jam). Mobil satu lajur tapi saya jaga jarak kurang lebih 100 meter. Saya nggak lihat kejadian kecelakaannya pas saya lihat orang udah bergelimpangan,” ujar Rangga kepada merdeka.com, Kamis (3/1).

Namun keterangan Rangga ini diragukan oleh pengamat otomotif Jusri Pulubuhu. Menurut Jusri, dengan kecepatan 140 km/jam dan jarak 100 meter, Avanza yang dikemudikan Rangga juga pasti menabrak BMW Rasyid.

“Mobil Rangga dan Rasyid kan itu katanya satu di jalur yang sama dengan Kecepatan 140 km/jam dan jarak 100 meter pasti kena. Saya yakin itu, kita bisa buktikan dengan tes jarak dan pengereman,” ujar Jusri kepada merdeka.com, Jumat (4/1).

Jusri juga meragukan keterangan Rangga bahwa mobil Avanza yang dia kemudikan bisa mencapai kecepatan 140 km/jam. Menurut Jusri, kalau pun Avanza yang dikemudikan Rangga bisa mencapai kecepatan 140 km/jam, mobil tersebut pasti limbung.

“Avanza dengan kecepatan 140 km/jam mobil pasti limbung dan menabrak kendaraan yang di depannya. Ini sangat tidak logis,” terangnya.

Jusri juga bisa membuktikan bahwa apa yang disampaikan Rangga secara dunia otomotif tidak nalar. “Saya bisa buktikan kalau nanti saya dipanggil jadi saksi ahli,” imbuhnya.
Sumber: Merdeka.com