SIAK (Segmennews.com)- Sekolah yang menegakkan disiplin diharapkan akan menjadi sekolah yang berkualitas, karena dengan konsep kedisiplinan segala yang telah kita rumuskan sebagai arah perbaikan sekolah menjadi lebih mudah untuk dicapai.

Selain itu kedisiplinan dapat menjadi instrument dalam rangka peningkatan mutu sekolah yang waktu ke waktu dituntut untuk selalu menggambarkan grafik yang menanjak.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Siak Alfedri saat menjadi inspektur upacara di SMKN 1 Minas desa Minas Timur, Senin (21/1/13). Lebih lanjut Alfedri mengatakan salah satu aspek penting di sekolah yang menjadi perhatian adalah bagaimana menciptakan budaya disiplin di kalangan siswa.

Selama berada di lingkungan sekolah siswa hendaknya menampakkan nialai-nilai kedisiplinan yang tercermin melalui perilaku siswa yang sesuai dengan norma, peraturan dan tata tertib yang berlaku di sekolah.

Wabup Alfedri juga memberikan apresiasi kepada pasukan pengibar bendera yang begitu baik dalam melaksanakan pengibaran bendera, ini semua karena disipilin dan latihan dari pelajar sendiri. Perhatian sekolah yang begitu besar terhadap kedisiplinan siswa tidak lain tujuannya adalah agar siswa mampu belajar hidup dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik yang bermanfaat di lingkungan sekitaranya.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak untuk kedepan telah mempersiapkan lapangan pekerjaan baru, salah satunya kawasan industri Tanjung Buton yang nantinya akan membutuhkan tenaga kerja,” ungkap Wabup Alfedri.

Dalam kesempatan tersebut Wabup selaku Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Siak mengajak dan menghimbau kepada pelajar agar jangan sekali kali memakai ataupun mengedarkan narkoba.

Pemkab Siak terus berkomitmen memberantas penyalahgunaan narkoba terutama di kalangan generasi muda. Hal ini terkait dengan upaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing, sebagai visi pembangunan Kabupaten Siak, harus diawali dengan terwujudnya generasi muda yang berkualitas.

Ditambahkan pula bahwa pemkab. Siak lebih menekankan pada upaya pencegahan terhadap narkoba daripada upaya rehabilitasi korban narkoba, sehingga aktivitas pemberantasan Narkoba diarahkan untuk mencegah masyarakat, khususnya generasi muda dari bahaya narkoba.

“Saya meminta para guru, pendidik, dan pihak sekolah lebih aktif dan kreatif dalam memberikan pengertian kepada peserta didik akan bahaya narkoba,” tambah Alfedri.

Ditekankannya kalangan generasi muda, karena penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda semakin marak. Disamping itu BNK Siak juga telah memfasilitasi korban penyalahgunaan narkoba untuk direhabilitasi.

Selain itu kegiatan ini juga diisi oleh penyuluhan langsung oleh tanaga penyuluh dari BNK kabupaten Siak serta penyuluhan dengan pendekatan agama melalui ceramah agama, penyuluhan dari kejaksaan negeri Siak dan dari BNK Siak Sendiri.(rls/rinto)