Drs H Achmad Msi
Drs H Achmad Msi

Rokan Hulu (Segmennews.com)- Rapat evaluasi Rapat Kerja kegiatan
Mushabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-32 Provinsi Riau 2013. Sebagai
tuan rumah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Bupati Rohul Drs.H.Achmad,MSi meminta kepada kepala Satker melaporkan Kinerja dan target project masing-masing.

Dalam rapat evaluasi kerja, di Kantor Bupati Rohul Lantai III, Selasa (12/2/2013) muncul beberapa usulan, masukan dan strategi mensukseskan MTQ yang digelar 6 Juni mendatang. Salah satunya pelebaran dan penataan jalan, konteks itu perlu sinkronisasi antara Dinas Bina Marga dan Pengaraian (BPM), Dinas Pertambangan dan Energi
(Distamben), Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (TRCK) dan Dinas
Perhubungan, Telekomunikasi dan Informasi (Dishubkominfo).

“Kalau mengenai pembebasan lahan, harus melakukan kordinasi dan komunikasi konstruktif dan edukatif, sehingga tidak terjadi miss
komunikasi, jika masyarakat sudah mau lahannya dibebaskan, jangan
berlambat-lambat, kemudian tolong perbaiki dulu rumahnya sebelum di
gusur, kemudian jaga sikap, jangan tegak-tegak pinggang, nanti
masyarakat semakin marah,” ajak Bupati Rohul.

Selain itu, masih dalam konteks 4 pimpinan SKPD itu, infrastruktur,
khusus Astaka serta venue MTQ, agar segera di gesa, sebaik mungkin, meski sebagian pelelangan sudah dilaksakan, kontraktor tidak bisa berleha-leha, sebab targetnya Rohul bisa jadi
penyelengara MTQ tersukses sepanjang sejarah Riau.

Bupati Rohul minta Kadis Kebudayaan dan Prawisata (Budpar) Rohul, Yurikawati, agar terus berkoordinasi dengan instansi terkait, mengenai obyek wisata, baik konteks wisata alam, religius, sejarah, setidaknya
ada 4 obyek wisata di prioritaskan pembangunannya menyambut MTQ ke 32 Riau.

Yakni Wisata Alam Hapanasan di Rambah Tengah Hulu (RTH), Cibogas di Desa Rambah Tengah Barat (RTB) dan Sialang, selanjutnya Wisata Religi Makam Raja Rambah di desa Rambah Tengah Hilir (RTH) dan wisata sejarah Benteng Tujuh Lapis di Dalu-dalu Tambusai.

Selanjutnya, Kadis Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disostrans) H. Tengku Rafli Armain, S.Sos juga Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Rohul, meminta pada Bupati Rohul Drs. H. Acmad, MSi bisa merekomendasikan penjaga makam raja Rambah atau juru kunci, tujuannya bagi masyarakat, jika berkunjung ke sana bisa mendapat penjelasan siapa orang di sana, sebab mereka telah berbakti buat Rohul dan sebagai orang pertama membuka sejarah Rohul.

Usulan ini, langsung mendapat respon dari Bupati Rohul, juga meminta Kadis Budpar Rohul Yurikawati, segera melakukan kordinasi dengan LAMR
Rohul, agar juru kunci makam Raja Rambah secepatnya diperhatikan
termasuk pembuatan jalan setapak, menurutnya sejarah itu tidak boleh
dilupakan, apalagi mereka semua orang dari masyarakat di Rohul,
khususnya Luhak Rambah.

Bupati Achmad menyampaikan pada Kadis Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Kadiskoperindag) Zulkarnain, segera menghubungi pengusaha
Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Rohul, selanjutnya berkoordinasi dengan
Camat Rambah untuk membuat stand masing-masing terkait produk mereka. Seperti minyak goreng, mentega, tapi itu benar hasil olahan mereka, termasuk pembuatan stand untuk Pedagang Kaki Lima (PKL), baik dari Rohul maupun luar Rohul, juga harus disediakan stand untuk padagang dari Jogja, Jakarta, Jawa Barat dan lainnya.

Diterangkan Bupati Rohul, terkait adanya dua kegiatan akbar di Rohul
yakni, MTQ ke 32 Riau dilaksanakan Tanggal 6 Juni Tahun 2013 dan
Rapat Kerja (Raker) Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) se-Riau
Tanggal 22 Juni 2013, jadi semua lini harus bekerja dengan ekpsress
serta kolektif sehingga pelaksanaannya dapat terlaksana secara signifikan.

“Kita Dishubkominfo dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), segera lakukan kordinasi dengan pihak Mapolres Rohul, terakit alur lalu lintas, area parker, pemasangan bendera, umbul-umbul dan lainnya, begitu juga dengan Kabag Umum mengenai pengadaan tenda, agar cepat
terkendali dengan baik,” pungkas Achmad. (adv/hms)