roma sipa Nyapres
Jakarta(SegmenNews)- Rhoma Irama menilai banyak pejabat setelah diberi wewenang
dan kepercayaan, justru menyalahgunakan kekuasaannya secara bebas, dan
jauh dari apa yang diinginkan masyarakat.

“Sekarang banyak pejabat keluar dari jalur,” ujar pria berjuluk Raja
Dangdut, saat memberikan ceramah dalam pengajian akbar peringatan HUT
ke-31 Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdatul Ulama Kota Gajah, Lampung
Tengah, Selasa (19/2/2013) dikutip dari tribunnews.com.

Pelantun lagu Mirasantika juga meminta para pemuda sebagai ujung
tombak bangsa, harus mampu membentengi diri dari perilaku negatif,
seperti pergaulan bebas maupun narkoba. Sehingga, masa depan bangsa
dapat terisi dari pemuda-pemuda tangguh.

Disamping itu Rhoma Irama saat ini telah mantap maju pada Pilpres
mendatang. Raja Dangdut Rhoma Irama mengaku telah siap dan matang
untuk maju menjadi orang nomor satu di Indonesia.

“Dari dulu saya ditawari untuk mencalonkan diri jadi presiden. Tapi
sekarang saya siap. Demi untuk membangun bangsa yang berahlak dan
benar,” ujarnya di depan ribuan massa yang hadir saat memberikan
ceramah.

Namun demikian, jika pencalonan dirinya menggunakan uang barang
sepeser pun, pentolan Soneta Group ini akan menolaknya. Ayah penyanyi
Ridho Rhoma menilai seorang pemimpin merupakan garisan takdir.

“Kalau memang rakyat menginginkan tidak bisa ditawar lagi. Apalagi
bila Tuhan yang menghendaki. Maka akan terjadi kun fayakun. Saya tidak
memaksa ingin menjadi presiden. Tapi kalau rakyat indonesia
menghendakinya saya untuk maju, saya akan siap,” tandasnya.
Selain mengisi ceramah, sang Raja Dangdut juga menyempatkan melantukan
dua buah lagunya untuk menghibur masyarakat. Acara juga turut dihadiri
Bupati Lampung Tengah Achmad Pairin. (Tnc/snc)