pelantikan pejabat eselon bengkalis
Bupati lantik pejabat eselon II

Bengkalis (SegmenNews.com)- Saat pelantikan sejumlah kepala Dinas dan badan eselon II dilingkungan Pemkab Bengkalis, Bupati H Herliyan Saleh menyebutkan kinerja Kadis seperti siput, Rabu (27/2/2013).

Akibat kinerja yang lamban seperti siput, kata Bupati membuat program kerja dirancang dan dianggarkan tidak bisa berjalan maksimal. Untuk itu Bupati kembali menegaskan kepada kepala dinas dan badan yang baru dilantik segera mempelajari tugas dan tupoksi di tempat yang baru sehingga dapat melaksanakan program kerja dengan baik.

“Target kinerja sesuai fakta integritas yang telah saudara-saudara teken hendaknya dapat dilaksanakan dengan baik,” pesan Bupati.

Pada kesempatan itu Bupati juga menyampaikan bahwa mutasi dan promosi merupakan hal yang lumrah bagi setiap pegawai negeri sipil, sesuai sumpah sewaktu dilantik menjadi PNS. Sebagai abdi negara, seorang PNS selalu siap ditempatkan dan ditugaskan dimana saja.

Pada pelantikan pejabat eselon II kali ini, ada sejumlah pejabat yang mendapat promosi dan menempati jabatan eselon II diantaranya Sofyan Hadi yang sebelumnya menjabat Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan dipromosikan menjadi kepala badan di instansi tersebut.

Kemudian Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Renaldi dipromosikan menjadi kepala badan di instansi tersebut. Sementara kepala badan sebelumnya, Eduar dilantik menjadi kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora).

Satu lagi pejabat yang dipromosi ke eselon II adalah Hera Indra Putra. Ia dipercaya menjadi Kepala Dinas Pendapatan Daerah menggantikan Moh Sukri yang dilantik menjadi kepala Dinas Kesehatan. Untuk jabatan kosong seperti Kepala Dinas Sosial diisi oleh Darwawi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Sementara Plt Kepala Dinas Sosial, Zulfan Herri yang disebut-sebut bakal didefinitifkan tetap di posisi semula sebagai staf ahli bupati.

Selain itu ada juga pejabat yang dilantik ulang karena adanya perubahan nama SOTK serta nomenklatur tugas serta wewenang. Seperti Kepala Dinas Pekerjaan Umum, M Nasir dilantik kembali. Sebelumnya dinas ini bernama Dinas Bina Marga dan Pengairan. Kemudian Dinas Pasar dan Kebersihan, Indra Gunawan juga dilantik kembali menyusul adanya pengurangan tugas dan wewenang dari dinas tersebut, dimana urusan pertamanan dihilangkan. (adv)