Bupati dan Wakil Bupati serta Forkopinda Rohul memencet Serine pertanda MTQ XIII  di mulai  ( Selasa 26 Februari 2013 )
Bupati Achmad memencet serine tanda dibukanya MTQ Rohul

Bangun Purba (SegmenNews)- Pesta kembang Api bertanda dibukanya Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 13 di Kecamatan bangun Purba tingkat Kabupaten Rohul mulai bergemuruh menghiasi langit di lokasi MTQ. Hal itu terjadi selang beberapa menit di resmikannya MTQ oleh Bupati, Drs H Achm,ad Msi, Selasa (27/2/2013).

Usai membuka lomba, Bupati menyampaikan pelaksanaan MTQ Kabupaten 2013 ini berbeda dengan sebelumnya, sebab selain kita melaksanakan MTQ Tingkat Kabupaten, kabupaten Rokan Hulu yang diberi kesempatan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Riau juga tengah mempersiapkan segala sarana dan prasarana nya.

“Kita harapkan para Qory-Qoriah agar betul-betul mempersiapkan diri untuk pelaksanaan MTQ ini, sebab peserta terbaik nantinya akan kita persiapkan untuk MTQ tingkat Provinsi Riau, Juni mendatang,” sampainya.

Kepala kantor Kementrian Agama(Kemenag)Provinsi Riau, Drs H Tarmizi Tohor MA, yang hadir saat itu memberi apresiasi kepada Pemka Rokan Hulu. Sebab pelaksanaan MTQ Kabupaten ini sangat meriah dan di sambut antusias ribuan masyarakat.

“Saya yakin dan percaya ini adalah pertanda baik bahwa Syiar Islam sangat tinggi di Kabupaten Rohul yang dikenal dengan julukan negeri Seribu Suluk,” pujinya.

Katanya, pelaksanaan MTQ adalah salah satu upaya untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt, dalam bentuk menyemarakkan Syiar Agama Islam di provinsi Riau, semua kegiatan keagamaan di Rokan Hulu sangat kental dirasakan.

Kemenag Provinsi Riau sebagai Instansi yang mengayomi bidang ke agamaan sangat berterima kasih kepada Kepala Daerah Khususnya Bupati Rohul yang telah memberikan sumbangan besar pada pembangunan bidang keagamaan tersebut.

Tarmizi Tohor juga mengaku berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan dan pembinaan Alqur’an sontar terdengan di berbagai daerah kami. Hal tersebut atas kesungguhan Bupati Ahmad dalam mengembangkan Syiar Islam. Hal itu akan menciptakan regenerai yang akan membumikan alqur’an.

“Tidak ada Ilmu yang paling Utama, dan tidak ada pengabdian yang paling mulia dihamparan bumi ini kecuali hidup Ikhlas berkiprah mempelajari, memahami dan memercusuarkan Syiar Kitabulla,” ucapnya. (Adv/Humas)