sawitPekanbaru (SegmenNews.com)- Harga TBS sawit Riau untuk umur sepuluh tahun ke atas mengalami penurunan sebesar Rp65,96 per kg menjadi Rp1.401,95 per kg seminggu ke depan dibandingkan harga minggu lalu yakni Rp1.467,91/kg. Penurunan harga TBS sawit Riau itu lebih disebabkan adanya kebijakan penetapan nol persen pajak ekspor CPO oleh Pemerintah India.

“Hal ini berdampak kepada permintaan terhadap CPO Riau turun dan harga pun ikut turun,” kata Sekretaris Asosiasi Petani Kelapa Sawit PIR Riau, Karya Muslimat di Pekanbaru, Rabu (6/3).

Penerapan pajak ekspor sebesar nol persen itu, katanya, dibarengi dengan permintaan tinggi di India sehingga Malaysia menjadi sasaran pasar pembelian CPO dunia. Sementara itu, Riau tidak berani melakukan ekspor karena besarnya pajak ekspor dilakukan Pemerintah RI yakni yang tercatat sebesar 10,5 persen dimulai 1 Maret 2013.

“Padahal sebelumnya Januari 2013 pajak eskpor CPO Indonesia hanya sebesar 7 persen, namun demikian dalam kondisi penetapan pajak ekspor petani tidak berani melakukan ekspor,” katanya.

Dengan posisi harga TBS CPO sebesar Rp1.401,95 per kg petani Riau masih belum diuntungkan. Ia menambahkan, adanya kemungkinan Pemerintah RI yang akan menaikkan lagi pajak CPO sampai 20 persen hingga bulan puasa dengan alasan antara lain memenuhi stok dalam negeri itu.

Bulan puasa, katanya, permintaan minyak sawit untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri meningkat, namun berbanding terbalik dengan produksi CPO dalam negeri yang mengalami penurunan hingga 30 persen lebih.

Namun demikian, katanya, harga TBS CPO akan terangkat naik mendekati ramadhan karena akan memasuki pembelian berjangka meningkatkan permintaan. “Permintaan CPO akan berputar kembali jika Malaysia kekurangan, maka akan dibelinya lagi dari Indonesia juga untuk mengisi kebutuhan dalam negerinya,” jelasnya. (ant/snc)