perampokPekanbaru (SegmenNews.com)– Kentucky Fried Chicken (KFC) Cabang Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Riau, Rabu, sekitar pukul 04.00 WIB didatangi kawanan rampok yang membawa kabur uang Rp120 juta.

“Benar, telah terjadi pencurian dengan kekerasan atau perampokan di KFC yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru dini hari tadi,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Pekanbaru, Kompol Arief Fajar Satria, Rabu (13/3).

Dia mengatakan, anggota telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengidentifikasi dan sudah mengambil beberapa alat bukti untuk memburu pelaku.

Arief mengatakan, pihaknya juga telah memeriksa sebanyak tiga saksi yang terdiri dari dua karyawan dan seorang manajer KFC Cabang Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.

Dari hasil keterangan saksi-saksi tersebut, demikian Kompol Arief, jumlah perampok diketahui ada sebanyak lima orang.

Kawanan penjahat itu kata dia, mendatangi KFC di Jalan Sudirman sekitar pukul 04.00 WIB dengan langsung menodongkan korbannya menggunakan senjata tajam.

Kelima perampok tersebut kata Arief, menurut keterangan saksi-saksi, datang dengan menggunakan penutup wajah (sebo) dan menunggangi tiga kendaraan sepeda motor.

“Ketika itu, perampok meminta korban untuk menyerahkan seluruh uang yang ada dalam brankas senilai Rp120 juta. Setelah mendapatkan uang tersebut, kawanan ini kemudian kabur,” katanya.

Kasus ini kata Kasat Reskrim, saat ini tengah dalam penyelidikan termasuk juga memeriksa sejumlah saksi-saksi lainnya.

Dia mengatakan, KFC Cabang Jalan Jenderal Sudirman merupakan perusahaan restoran yang buka semalama 24 jam.

Kondisi di sekitar kejadian juga sangat sepi pada malam hingga dini hari sehingga memudahkan kawanan penjahat untuk menjalankan aksinya.

“Kami menyayangkan, karena saat kejadian, tidak ada bukti-bukti yang bisa menunjukan secara akurat jejak pelaku,” katanya.

Terlebih, demikian Arief, di dalam restoran tersebut tidak terpasang kamera pemantau (cctv) yang harusnya mampu merekam aksi kejahatan para kawanan perampok itu.

“Sangat disayangkan, restoran besar yang buka selama 24 jam tidak memasang cctv. Harusnya ini menjadi pembelajaran,” katanya. (antara)