rengatIndragiri Hulu (SegmenNews.com)– Pembangunan jalan jalur dua Rengat-Pematang Reba hingga saat ini masih terbengkalai. Padahal proyek tersebut sempat dikerjakan tahun 2007 lalu dengan sumber dana APBD Inhu menelan anggaran yang cukup besar.

“Tahun 2012 kemarin kita sudah mengajukan bantuan dana pada Pemerintah Pusat. Sebab, jalan raya Rengat-Pematang Reba merupakan jalan negara,” kata Kepala Dinas Pekerjaam Umum, Asmara HK, Jumat (15/3).

Dia mengatakan, proyek pelebaran jalan raya Rengat-Pematang Reba dengan planning jalur dua tersebut dianggap cukup bagus, karena Rengat merupakan ibu kota kabupaten, sedangkan Pematang Reba adalah pusat pemerintahan.

Sudah jelas jalan ini setiap harinya dipadati kendaraan bermotor, sementara saat ini jalan tersebut cukup sempit dan sudah banyak pula kerusakan-kerusakan yang dapat memicu kecelakaan.

Tahun 2007 lalu, Pemkab berinisiatif untuk membangun jalan raya Rengat-Pematang Reba menjadi jalan dua jalur, dengan anggaran murni dari APBD Inhu. Sekarang, pelebaran jalan yang masih berupa tanah timbunan itu telah ditumbuhi semak-semak belukar.

Namun, karena keterbatasan anggaran, proyek tersebut hingga saat ini terbengkalai, bahkan tanah timbunan yang menjadi dasar jalan telah turun hingga beberapa cm dari permukaan aspal, selain itu sepanjang tanah timbunan, telah ditumbuhi semak-semak belukar dan terkesan proyek
tersebut terbengkalai.

Untuk itu, tahun lalu, Pemkab mengajukan bantuan anggaran pada Pemerintah Pusat untuk kelanjutan pembangunan jalan jalur dua Rengat-Pematang Reba.

“Bahkan dalam rapat pra Musrenbang Provinsi Riau, masalah ini akan kita sampaikan agar Pemerintah Pusat bisa mengalokasikan anggaran kelanjutan pembangunan jalan dua jalur tersebut,” ujarnya. (hr/snc)