VP Heavy Oli CPI Al Williams bersama Assiten II Bengkalis Arianto,MP saat membuka acara pertukaran budaya yang dilaksanakan di Widuri Club CPI Duri
VP Heavy Oli CPI Al Williams bersama Assiten II Bengkalis Arianto,MP saat membuka acara pertukaran budaya yang dilaksanakan di Widuri Club CPI Duri

Duri (SegmenNews.com)– Kegiatan pertukaran budaya antara Melayu Kabupaten Bengkalis dengan budaya Barat (East meet West) dari Expatriate Chevron Duri Sabtu (16/3) digelar di Widuri Club CPI Duri. Berbagai penampilan tarian adat Melayu Bengkalis ditampilkan seperti tarian zapin,berbalas pantun dan juga tarian asli suku Sakai hingga memukau pengunjung, dan juga para expatriat Chevron.

Selain penampilan budaya Melayu juga terlihat penamnpilan budaya barat berupa tarian dan lagu anak anak dari Americanb School yang berjudul :We are family :,Sehingga suasana East Meet West nampak dengan penuh kekeluargaan.Acara yanbg dihadiri oleh sejumlah petinggi Chevron antara lain Albert William PV Heavy Oil Sumatra, Harris Jauhari PV Oil Light Sumatra, Saefuddin Abdullah manager PGPA Duri. Dari pemerintah Bupati Bengkalis diwakili Harianto MP, Camat Mandau H.Hasan Basri Msi,Camat Pinggir Kasmarni S.Sos, Kepala Dinas Pariwisata Edwar serta lurah dan kepala UPTD.

Selain pementasan seni budaya antara budaya Melayu tempatan dengan budaya barat yang di bawa tenaga kerja asing PT. Chevron. Juga menampilkan jenis makanan khas dan tradisional Melayu dan dari Mexico serta tarian-tarian Melayu hingga Nigeria.

Saefuddin Abdullah , Manager PGPA Duri dalam sambutannya mengatakan kalau kegiatan ini sudah direncanakan sejak lama oleh kedua belah pihak, yakni pertukaran seni budaya dan makanan tradisional. ” Saya berterima kasih atas sambutan yang baik dari Pemkab Bengkalis hingga terselenggaranya kegiatan ini dengan baik dan meriah,’’ jelas Seafuddin Abdullah.

Sementara itu Assisten II Harianto MP membacakan amanat Bupati Bengkalis mengatakan kalau pemerintah Kabupaten Bengkalis sangat mendukung kegiatan serupa. Dengan harapan acara tersebut dapat dijadikan menjadi agenda tahunan.Karena melestarikan budaya bukan semata hanya tugas dari pemerintah namun juga diharapkan peran dari pihak swasta seperti CPI.

Selain untuk melestarikan budaya,juga untuk memperkenalkan budaya yang ada di Kabupaten Bengaklsi kepada pihak luar.Selanjutnya melalui ajang pertukaran budaya ini diharapkan dapat menambah pengalaman danb wawasan bagi generasi muda mapun penggiat budaya.

“Kita harapkan acara serupa akan dapat kita saksikan kembali ditahun-tahun mendatang. Serta dapat memacu komitmen untuk melestarikan budaya lokal .Mudah mudahan kegiatan ini sebuah terobosan yang baik dan menjadi agenda tahunan,” jelasnya. (put/ur)