ilustrasi
ilustrasi

Jakarta (Segmennews.com)– Mulai Senin 1 April 2013 besok, tarif tenaga listrik (TTL) bakal kembali naik sebesar 4,3 persen.

Seperti dirangkum, Jumat (29/3/2013), di tahun ini, pemerintah dan DPR telah sepakat untuk menaikkan TTL sebesar 15 persen. Kenaikan tarif ini dilakukan per tiga bulan sekali.

Direktur Utama PLN Nur Pamudji sempat menyebut, kenaikan TTL digunakan untuk menghemat subsidi listrik. Hal ini dilakukan pemerintah untuk menurunkan subsidi listrik yang angkanya telah menembus Rp90 triliun dan juga menaikkan rasio elektrifikasi Indonesia yang baru 75 persen. PLN menyebut, kenaikan TTL ini bersifat otomatis per 1 April.

Nur menyebut, PLN tidak memukul rata semua golongan yang mengalami kenaikan. Kenaikan hanya digunakan untuk pelanggan listrik di atas 900 VA. PLN mengklaim, golongan yang tidak naik ini sebanyak 38,8 juta pelanggan atau 79 persen dari total 49,1 juta pelanggan PLN.

Pelanggan daya 450 VA dan 900 VA adalah kelompok masyarakat yang kurang mampu, bahkan di antaranya adalah mereka yang baru mendapatkan layanan listrik PLN.

Meski begitu, pengamat ekonomi Aviliani berpendapat, inflasi yang akan ditimbulkan dari adanya TTL sekira 0,3-0,5 persen. Karena itu, inflasi Indonesia di akhir 2013 sekira 4,8-5 persen atau maksimal 5,5 persen. (Okz/snc)