Pemkab Rohul Bantu Pelaku Industri Kecil Menengah di Ujung Batu

pengrajin sepatu di ujung batu
pengrajin sepatu di ujung batu

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab) Rohul berkomitmen memberdayakan ekonomi kerakyatan dalam segala aspek, iqtikat itu diaktualisasikan melalui Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang siap mengembangkan Industri Kecil Menengah (IKM) Pengrajin pembuat sepatu di Ujung Batu.

Hal itu i sampaikan Kadiskoperindag Rohul, Drs. H. Zulkarnain, MM, melalui Kabid Perindustrian Syamsul Bahri, B. Sc di Pasir Pangaraian, (12/3/13), ujarnya, Pemkab Rohul tetap lakukan peningkatan eknomi masyarakat, khususnya industri kreatif termasuk IKM, Dikoperindag siap kembangkan baik itu melalui promosi produk, bahkan akan memberikan bantuan dana stimulus atau perangsang.

“Melihat hasil dan mutu produk pengrajin sepatu Dolay Ujung Batu, bukan tidak mungkin bisa dikembangkan dan di pasarkan baik untuk tingkat lokal dan nasional,” sebut Kabid Perindustrian.

Selanjutnya, dalam kujungan Kabid Perindustrian di lokasi usaha pengrajin Sepatu Dolay di Ujung Batu, Ia memaparkan, sesuai komitmen Bupati Rohul Drs. H. Achmad, MSi, perkembangan dan peningkatan ekonomi masyarakat termasuk project prioritas program, maka pelayanan bagi masyarakat sangat diutamakan bagaimana ekonominya bisa maju dan mandiri.

Sedangkan menurut pengrajin Sepatu Dolay Ujung Batu Oscar, mengaku memiliki karyawan sebanyak 5 orang, dalam tiap hari bisa memproduksi sekitar 10 pasang, kemudian penjualannya tiap bulannya mencapai 50 pasang, sedangkan produksinya sekitar 100 pasang, tiap per pasang harganya senilai Rp 300 ribu, total pendapatan sekitar Rp 15 juta perbulan.

“Usaha ini didirikan sejak tahun 2011 lalu, kalau pendanaan masih bersifat pribadi, kami harap agar Pemkab Rohul bisa mengucurkan anggaran dan melakukan pembinaan agar hasil usaha kami dapat berjalan dengan baik,” sebut Oscar.

Oskar menyampaiakan terima kasih atas binaan dan kunjungan Kabid Perindustrian Syamsul Bahri, sehingga karyawan merasa termotivasi untuk meningkatkan kinerjanya, apalagi memberikan arahan bagaimana konsep pengembangan dan promosisnya. (adv/hms)