Pekanbaru (SegmenNews.com)-Kejaksaan Negeri Pekanbaru, menolak permohonan penangguhan penahanan Said Nurjaya, tersangka penganiayaan Nurbaiti guru SN 081.

Permohonan penangguhan penahanan diajukan tersangka melalui kuasa hukumnya, Asep Rukhiyat SH, setelah tersangka ditahan pihak Kejari Pekanbaru, Kamis (4/4) kemarin.

“Hari ini permohonan penangguhan penahanan atas nama tersangka Said Nurjaya, kita tolak,” terang Kasi Pidum Kejari Pekanbaru, Hendi Arifin, SH, Jumat (5/4).

Alasan penolakan penagguhan penahanan terhadap mantan Kabid Pengawasan dan Perlindungan Hutan, Dishut Riau itu, adalah berkas perkara tersangka sudah dilimpahkan. “Berkas perkara Said Nurjaya, sudah kita limpahkan ke Pengadilan Negeri Pekanbaru,” ujarnya.

Untuk diketahui, tersangka pelaku penganiayaan terhadap Nurbaiti, Guru SDN 081, yang sebelumnya tidak ditahan oleh penyidik Polda Riau, dan langsung ditahan Kejari Pekanbaru, usai pelimpahan tahap II Selasa (2/4) lalu.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan, dan Pasal 335 KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan.

Kasus ini mencuat setelah dilaporkan Nurbaiti, Guru SDN 081, atas kasus penganiayaan yang dilakukan tersangka pada Selasa (27/11) lalu.

Seperti dikutip dari riauterkini.com, kejadian itu berawal, ketika Nurbaiti memberikan tugas kepada muridnya Muhammad Rifki (anak tersangka) untuk mata pelajaran PPKN. Namun murid tersebut tidak mengindahkannya dan terus bercerita dengan temannya. Rifki lalu ditegur beberapa kali tapi tetap tak diindahkan.

Nurbaiti lalu mendatangi Rifki dan memarahinya. Tidak lama berselang, Said Nurjaya datang ke sekolah dan melakukan penganiayaan terhadap Nurbaiti. (*/knc/snc)