ilustrasi
ilustrasi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Direktur Jenderal Bidang Perlindungan Perkebunan Kementerian Pertanian, Joko Suhardianto, mengatakan, Provinsi Riau termasuk salah satu daerah penyumbang asap terbesar di Indonesia.

Hal itu dikatakannya ketika melakukan kunjungan ke Dinas Kehutanan dan Perkebunan Rohul, di Pasir Pangaraian, Kamis (11/4/).

Dia mengatakan, kabut asap di Riau akibat banyaknya petani membuka kawasan perkebunan atau ladang dengan sengaja melakukan pembakaran. Sedikitnya, tiga kabupaten di Riau menjadi perhatian khusus dan fokus pihak Dirjend Bun, masing-masing Kabupaten Pelalawan, Rohil dan Kabupaten Rohul.

“Areal perkebunan di Rohul berbeda dengan Rohil atau Pelalawan, karena arealnya non gambut. Perilaku petani membuka lahan dengan sengaja membakar untuk membuka ladang masih tinggi,” jelasnya.

Fakta selama ini, ungkap Joko, petani melakukan aksi bakar lahan secara acak, kayu basah sengaja ditumpuk dan selanjutnya dibakar sehingga menyebabkan asap menyebar ke negara tetangga.

Untuk meminimalisirnya, rencananya, Kementan akan menggelar sosialisasi pada Mei atau Juni mendatang di tiga kabupaten di Riau tersebut.

Menurut Joko, sosialisasi sebagai langkah pemerintah tidak memanjakan petani. “Jika petani terus diberi bantuan rutin, akan menyebabkan petani cengeng alias manja,” sebutnya.

Joko juga mengaku, masih sulit menangkap pelaku aksi pembakaran lahan untuk dijadikan areal perkebunan. Karena, saat petugas berada di lokasi kebakaran, pemilik lahan tidak berada di tempat sehingga tidak ada yang bisa disalahkan.

 

(knc/snc)