Bocah korban peluru nyasar terbaring lemah di pangkuan ibunya
Bocah korban peluru nyasar terbaring lemah di pangkuan ibunya

Pinggir (SegmenNews.com)– Andrian Paratama berumur 4 tahun, salah satu anak karyawan PT Adei Plantation dan Industry Kecamatan Pingir Kabupaten Bengkalis tertembak senpi oknum Polisi BKO Polda Riau di lengan sebelah kiri bocah.

Korban sempat mendapat perawatan di klinik Budianto Pinggir dan dilajutkan dirawat di rumah sakit Polisi pekanbaru. Korban mendapatkan 4 jahitan di lengan kiri.

Menurut ayah bocah, Suandana karyawan PT Adei saat itu anaknya sedang bermain duduk diatas kayu tak jauh dari dirinya bekerja mengutip karet, tiba-tiba ia mendengar suara letusan senjata api, Minggu (14/4/2013) sekitar pukul 11:30 Wib, selang beberapa detik kemudian terdengar suara jeritan tangis anaknya, ia berlari melihat anaknya, ternyata lengan sebelah kiri anaknya berdarah.

Diakuinya, dirinya melihat anggota polisi BKO inisial P sedang mengejar pencuri getah karet.

Humas PT Adei Plantation dan Industry KMS, SP Hutabarat dikonfirmasi wartawan membenarkan tembakan salah sasaran tersebut.

“Oknum BKO itu sudah di Pekanbaru dan tidak di tugaskan di sini lagi. Itu semua dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan,” ungkapnya.

Humas PT Adei menyesalkan kejadian tersebut, diingatkannya kepada petugas BKO dalam tugas harus mengetahui Senpi yang digunakan, dan berhati-hati. (rn/ur)