int
int

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Kelangkaan solar yang terjadi lebih dari sepekan di Pekanbaru, menjadi perhatian kalangan Dewan. Wakil rakyat ini meminta pihak terkait untuk distribusi solar dari Pertamina ke SPBU diperketat.

Muhammad Navis, anggota Komisi I DPRD Pekanbaru menjelaskan hal ini, Senin (15/4) bahwa pihak berwajib dalam hal ini Kepolisian dan TNI harus bersama-sama menjalankan peran pengawasan terhadap distribusi BBM jenis solar, dari pangkalan Pertamina hingga sampai ke SPBU tujuan untuk dijual ke masyarakat.

Hal ini terkait banyaknya laporan soal supir angkutan solar yang ‘nakal’ atau ‘main mata’ dengan oknum tertentu dalam menggelapkan solar hingga bisa terjadi kelangkaan seperti saat ini.

“Sekarang kita lihat, antrian truk dan angkutan umum membeli solar itu panjang sekali. Tidak hanya di SPBU pinggir kota, bahkan di tengah kota sekalipun antrian tetap panjang. Jadi soal laporan adanya supir atau oknum di lapangan yang bersama-sama melakukan penggelapan, itu harus ditindak,” tegasnya.

Maka guna mengurangi resiko bocornya solar di jalan akibat oknum supir tersebut, perlu peran pengawasan yang ketat. Bila perlu, harus dicatat berapa jumlah yang ada saat diangkut dengan jumlah yang diterima di SPBU tersebut.

Namun bila ada oknum aparat yang main mata, ia meminta adanya tindakan tegas untuk menyelesaikan persoalan ini, sehingga tidak lagi membebani rakyat.
“Ini masalah rakyat yang harus segera dicarikan jalan keluar dan solusinya, jadi harus cepat tanggap,” ujarnya. (rn/ur)