Pekanbaru (SegmenNews.com)– Kepala Dinas Pemuda dan Olah raga (Kadispora) Pekanbaru dan 8 PNS lainnya terjaring razia PNS oleh tim Yustisi Pemko Pekanbaru, Selasa (16/4/2013) tadi pagi.

Dikatakan Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Kota Pekanbaru, Hermanius bahwa razia PNS tersebut terkait penegakan kedisiplinan PNS dalam menjalankan tugas, sebab belakangan ini dinilai kiner PNS mulai kendor.

“9 PNS terjaring razia, sebab mereka keliaran saat jam kantor,” tegas Hermanius.

Penjaruingan 9 PNS tersebut terdapat di berbagai lokasi seperti, kedai kopi hang tuah, kedai kopi murni jaya, warung kini balu. Diantaranya, 3 pegawai Dispora termasuk kadisnya, 1 pegawai camat lima puluh, 4 pegawai Dispenda, 1 BLH.

Katanya, razia berdasarkan SK Walikota nomor 162 tahun 2013 tentang tim inspeksi mendadak. Ini dalam rangka pembinaan dan penegakkan disiplin PNS kota Pekanbaru. Jika PNS Dinas Luar kantor maka yang bersangkutan harus memiliki surat tugas.

“Kita akan menyusun laporan, sedangkan sanksinya ditentukan oleh pembinaan kepegawaiaan, sesuai PP 53 tahun 2010,” tegasnya.

Ditegaskannya, razia tersebut akan tersu dilaksanakan agar pelayanan masyarakat oleh pegawai dapat maksimal.

Sementara Kadispora Pekanbaru A Mius, dikonfirmasi terkait penjaringannya, membenarkan dirinya di data oleh tim Yustisi saat di warung kopi Jalan Hangtuah.

Namun dia membantah sedang duduk di kedai kopi tanpa ada aktifitas. Padahal, katanya dia bersama pegawainya sedang istirahat usai memasang baliho di dua lokasi di tangkerang dan Hangtuah.

“saya sedang istirahat usai memasang Baliho, karena anak buah saya belum sarapan maka kami memutuskan untuk sarpan, tiba-tiba muncul petugas BKD dan Satpol-PP merazia,” kilahnya. (rn/ur)