ilustrasi
ilustrasi

Bengkalis (SegmenNews.com)– Kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Bengkalis meluas. Setelah kobaran api di Pulau Bengkalis berhasil dipadamkan, kini giliran lahan di Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bukitbatu yang terbakar. Tidak kurang 30 hektare lahan masyarakat sejak Rabu (17/4) sore terbakar.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Bengkalis, Jaafar Arief melalui Kabid Damkar, Suiswantoro mengatakan, dirinya bersama tim Masyarakat Peduli Api (MPA) Tanjung Leban, Manggala Agni Desa Temiang dan Regdam BPBD Damar sedang berada di Tanjung Leban melakukan pemadaman.

Lokasi lahan yang terbakar berhampiran dengan lahan PT Arara Abadi. Saat ini Regu Pemadam Kebakatan (RPK) perusahaan sudah membatasi areal kebakaran guna mengantisipasi wanti agar tidak merembet sampai ke lahan perusahaan.

Selain di Tanjung Leban, kebakaran juga terjadi di Bukit Kembar dan Bukit Sembilan. Kebakaran di dua lokasi tersebut sudah terjadi sejak akhir Maret lalu. Pihak perusahaan sudah menerjunkan 100 personil untuk melakukan pemadaman.

Titik Api

Belum diketahui asal mula titik api yang membakar lahan bekas HPH perusahaan. Ada indikasi akibat ulah oknum masyarakat yang melakukan pembersihan lahan. Sementara itu kebakaran hebat yang membakar puluhan hektar lahan masuarakat di Desa penampi dan Wonosari Bengkalis sudah berhasil dipadamkan. Selama lima hari tim Damkar BPBD berjibaku melakukan pemadaman.

Sementara pantauan di Kota Bengkalis kabut asap makin parah. Jika sebelumnya hanya kabut diserta bau asap saja, sejak kemarin kabut sudah diserta debu bekas pembakaran. Kondisi ini membuat mata menjadi perih terkena debu bekas pembakan, terutama bagi pengandara sepeda motor. (rn/hr/knc)