Bupati Siak Drs H Syamsuar M.Si menerima cindermata dari Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Peduli Kabupaten Siak Andri Saputra disela Kegiatan LKTD GMPKS di gedung UPT Pertanian Riau kemarin 19 April 2013
Bupati Siak Drs H Syamsuar M.Si menerima cindermata dari Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Peduli Kabupaten Siak Andri Saputra disela Kegiatan LKTD GMPKS di gedung UPT Pertanian Riau kemarin 19 April 2013

Siak (SegmenNews.com)– Bupati Siak Drs H Syamsuar M.Si menghadiri secara resmi Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) Gerakan Mahasiswa Peduli Kabupaten Siak (GMPKS) di Gedung UPT Pertanian Provinsi Riau di Kubang Kampar, Jumat (19/4/2013).

Bupati yang hadir didampingi Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Siak Yurnalis tersebut berkesempatan membuka secara resmi kegiatan tersebut sekaligus memberikan arahan dan motivasi kepada kader-kader muda mahasiswa yang tergabung dalam GMPKS. Dengan tema “Menciptakan Kader Yang Peduli dan Bergerak Dalam Mencari Solusi Untuk Negeri”, acara ini direncanakan dilaksanakan pada 19-21 April 2013. Hadir dalam kesempatan tersebut ketua LAM Kabuaten Siak H Wan Anwar dan unsur pengurus pelajar mahasiswa yang ada di Kabupaten Siak

Dalam arahannya Bupati Siak Drs H Syamsuar M.Si memberikan motivasi dan support kepada para mahasiswa kader GMPKS. Bupati mengatakan, untuk menjadi seorang pemimpin tidak hanya diperlukan bakat, namun perlu diasah dalam kegiatan-kegiatan keorganisasian seperti dilaksanakan pada hari ini.

“Kepemimpinan itu tidak dilahirkan, tapi lahir dari diri sendiri. Untuk itu perlu diasah dari ajang seperti ini karena tidak kita dapatkan dikampus. Memimpin itu tidak hanya bicara bakat, tapi juga kesabaran dan kehati-hatian dalam mengambil setiap keputusan. Terkadang kita tidak bisa memandang dinamika kebijakan kepemimpinan dari luar semata. Namun juga perlu dilihat dari perspektif internal dalam manajemen kepemimpinan. Kalau tidak hati-hati dan sabar, potensi ledakan dinamika sosialnya amat tinggi,” ujar Bupati.

Ditambahkannya, hari ini banyak ditemui mantan aktivis yang vokal pada masa orde baru yang setelah masuk dalam jajaran penting birokrasi justru cenderung lebih berhati-hati dalam mengambik kebijakan.

“Sebut saja pak Velix Wanggai mantan Ketua Mahasiswa Indonesia di Australia. Beliau saat ini menjadi staf khusus Presiden yang tentunya harus bersikap hati-hati dan penuh kesabaran dalam melaksanakan tugas negara. Ini membuktikan dalam memimpin kesabaran dan kehati-hatian dalam mengambil keputusan mutlak diperlukan,” jelasnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Ketua Umum GMPKS Andri Saputra berharap melalui kegiatan seperti ini para kader muda mahasiswa GMPKS dapat lebih mengenal aspek sosial geografis Kabupaten Siak. Sebab menurutnya, membangun Kabupaten Siak perlu diawali dengan proses pengenalan pola piker dan motivasi hidup masyarakat.

“Proses ini merupakan langkah awal mempersiapkan kader dalam keikutsertaan membangun kampong halaman. Tentu sebelumnya kita harus tahu betul isi perut masyarakat kampong halaman kita. Ajang ini merupakan bagian dari learning social yang tidak diajarkan oleh Kampus,” paparnya. (humas)