forum anakSiak (SegmenNews.com)– Bupati Siak, Drs H Syamsuar disambangi oleh perwakilan pelajar yang tergabung dalam Forum Anak Kabupaten Siak di ruang kerjanya, Senin (22/4). Pertemuan ini dihadiri Ketua dan Pengurus Forum Anak kabupaten Siak, Kepala BP3AKB Arfan Usman serta Perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Siak.

Dalam pertemuan ini Ketua Forum Anak se-Kabupaten Siak, Budi Pramoto menjelaskan maksud kedatangannya adalah selain untuk bersilaturrahim dengan Bupati Siak, juga bermaksud menyampaikan berbagai program kegiatan yang akan dilakukan oleh Forum Anak. Selain itu forum anak memerlukan sumbangsih pemikiran bupati. Bupati juga diberikan kesempatan untuk memilih logo yang akan ditetapkan sebagai logo Forum Anak.

Budi Pramoto yang merupakan siswa SMA 1 Bunga Raya menjelaskan bahwa forum anak merupakan wadah untuk berkumpul guna mengetahui berbagai pengetahuan terkait anak-anak.

“Seperti hak-hak anak, potensi, bakat dan wadah pencarian solusi guna pemecahan masalah yang dihadapi oleh anak-anak. Termasuk menciptakan kemandirian dan meningkatkan kemampuan anak melalui penggalian potensi dalam diri setiap anak.” kata Budi.

Akan tetapi jelas Budi, berbagai program kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya masih terkendala dana. Namun demikian ia menegaskan bahwa hal itu tidak mempengaruhi eksistensi forum anak yang diketuainya.

Bupati Siak dalam kesempatan yang sama mengungkapkan rasa bangganya atas apa yang telah dilakukan oleh para siswa dan siswi yang tergabung dalam forum anak.

“Saya mengucapkan terimakasih dan merasa bangga walaupun dalam keterbatasan anggaran dan dana tetapi sudah mampu melakukan berbagai kegiatan dan pertemuan. Mudah-mudahan hal ini nanti akan semakin mendapatkan hasil yang terbaik dan pemerintah komit untuk mendukung program forum anak kabupaten Siak,” tegas bupati.

“Barangkali dengan adanya forum anak tentu saja bisa membantu kami untuk melakukan komunikasi guna membangun dan membicarakan permasalahan anak-anak,” imbuhnya.

Selain seperti yang sudah disampaikan, menurut Syamsuar forum anak dapat dijadikan sebagai wadah konseling anak. Terutama bagi anak-anak yang sedang mengalami masalah. “Anak-anak seperti ini tentunya mengharapkan bantuan kita dan membutuhkan perhatian yang lebih dari kita,” ujar bupati.

Keprihatinan terhadap permasalahan anak saat ini tentu saja masih berkisar seperti anak-anak yang putus sekolah, padahal pemerintah sudah menggratiskan biaya pendidikan. Kondisi ini diperlukan pengertian dari orang tua mengenai pentingnya pendidikan terhadap anak. “Jadi kalau ayah atau ibu sekolahnya rendah, tamat SD misalnya tetapi anaknya harus sekolah setinggi mungkin sesuai dengan kemampuannya,” ungkapnya.

Oleh karena itu Syamsuar memandang Forum Anak hendaknya bisa memberikan motivasi terhadap rekan-rekannya untuk bisa meraih pendidikan sebaik mungkin. “Kita sudah ada rencana untuk membuat perda wajib pendidikan 12 tahun. Jadi jika ada orang tua yang sudah mempekerjakan anaknya tanpa memperhatikan pendidikan, maka orang tua bisa dikenakan denda,” lanjutnya.

Selain itu Syamsuar menegaskan bahwa anak-anak harus memiliki keterampilan, kecerdasan otak yang juga harus dibarengi dengan kecerdasan iman, berbudi pekerti luhur serta beriman dan tekun beribadah.

Sementara itu dijelaskan bupati untuk mengantisipasi berbagai kenakalan dan prilaku menyimpang tentunya harus ada penyaluran bakat. “bakat anak harus disalurkan, forum anak jika melihat ada bakat yang tersalurkan, beri input dan masukan kepada bapak,” ujar nya. “Sekarang hobby dan kemampuan yang harus ditingkatkan adalah kemampuan untuk berwirausaha, akan tetapi minat untuk berwirausaha itu yang masih kurang,” imbuhnya. (adv/humas)