resesPekanbaru (SegmenNews.com)- Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Sahril menegaskan bahwa dalam aturan anggaran bagi kegiatan reses DPRD, tidak ada istilah pinjaman. Hal ini menyusul pernyataan Sekwan yang tidak lagi memberikan dana awal kegiatan reses bagi anggota dewan.

Rencana kegiatan reses yang akan dilakukan Anggota DPRD Pekanbaru mulai Mei mendatang, diwarnai dengan adanya pernyataan Sekwan tentang anggaran reses. Dimana Sekwan DPRD Pekanbaru Syahrial menegaskan tidak ada lagi pinjaman yang diberikan kepada DPRD untuk kegiatan tersebut.

Kondisi ini membuat Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Sahril angkat bicara. Senin (22/4) di ruang kerjanya ia menegaskan bahwa segala kegiatan yang dilakukan anggota dewan, dibebankan kepada negara dalam kata lain dibiayai oleh APBD Pemko. Jadi tidak ada istilah pinjaman seperti dilontarkan Sekwan.

“Sebenarnya istilah yang tepat itu panjar. Bila memang anggaran di Pemko tidak mencukupi. Uang itupun diserahkan kepada bendahara kegiatan reses bukan ke anggota dewan langsung,” tegasnya.

Jadi bila Sekwan DPRD menyatakan tidak ada pinjaman kepada anggota dewan dalam kegiatan reses, hal ini sudah menyalahi aturan yang ada.

Untuk itu, Sahril berharap Sekwan dapat melakukan koordinasi dan konsultasi terlebih dahulu kepada anggota dewan dan pimpinan bila memang ada hal yang belum jelas dan tidak diketahuinya. “Supaya masalah dan kendala ini tidak melebar kemana-mana,” harapnya. (rn/ur)