Truck pengangkut bawang ilegal diamankan polisi Siak
Truck pengangkut bawang ilegal diamankan polisi Siak

Siak (SegmenNews.com)– Walaupun polisi diberbagai daerah telah melakukan penangkapan terhadap bawang merah, tetapi hal itu tidak membuat jera. Terbukti jajaran Polres Siak mengamankan 9 truk colldiesel berisikan bawang merah, seluruhnya diangkut dari Dumai dan akan dibawa ke pulau Jawa melalui jalan darat.

9 truk tersebut diamankan ditempat berbeda dihari yang sama yakni Rabu (24/4/13) sekitar pukul 10.00 WIB, Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jalan Lintas Buton-Siak Kilometer (Km) 14 Kecamatan Mempura, Siak. Diamankan truck BK8704YF dan BM 8619 RA bermuatan Bawang Merah. Lainnya TKP Jalan Baru Dayun-Siak, diamankan truk coldiesel BK 8743 CE dan BK 9256 CI.

Selain itu 3 (tiga) unit mobil Truck BM 8218 KB, BK 9828 CH, BK 9816 CH, R 1988 TE dikendarai sunarto, dibawa dari dumai nazaruddin, ke jakarta, kramat jati. Ongkos 4,8 juta. Mereka melintas di Km 11 Kecamatan Koto Gasib, setelah dilakukan penangkapan mobil truck tsb bermuatan Bawang Bombai dan langsung dibawa ke Mapolres Siak, dan setelah itu LP tersebut sudah dilimpahkan ke Balai Karantina Pekanbaru.

Kapolres Siak AKBP S.Putut Wicaksono melalui staf bagian humas Bastian Ricardo menyampaikan bahwa, pihaknya mendapatkan Informasi dari masyarakat, dan langsung ditindak lanjuti. Akhirnya berhasil mengamankan mobil truk coll diesel yang berisikan bawang merah, selanjutnya diserahkan ke balai karantina di Pekanbaru.

Sementara saat penangkapan 9 unit truk berisikan bawang tersebut, turut diamankan 1 unit mobil truk berisikan beras dan minuman yakni BA 8099 GU yang membawa beras pulut, minuman ringan dari Kota Dumai, tepatnya di gudangkelakap 7 dan akan dibawa ke tembilahan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, akhirnya mobil tersebut dilepaskan karena memiliki izin dan dokumen lengkap.

Kapolsek Lubuk Dalam AKP Pridolin Nababan kepada wartawan juga menyampaikan satu unit mobil truk yang membawa beras dan minuman itu memiliki dokumen, muatannya tersebut akan dibawa ke Tembilahan. (rinto)