HM Harris
HM Harris

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Bupati Pelalawan HM Harris bersama bupati dan dua walikota lainnya di Provinsi Riau ini akan menerima piagam penghargaan sebagai pembina terbaik Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) tahun 2013 dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Selain Kabupaten Pelalawan, ada tiga bupati serta satu walikota di Riau ini yang akan menerima penghargaan yang sama pada Selasa malam besok (30/4).

“Satu bupati dan satu walikota itu yang akan menerima penghargaan K3 dari Kementerian Tenaga Kerja itu yakni Bupati Siak, Walikota Pekanbaru dan Walikota Dumai,” terang Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pelalawan, Drs Nasri Fiesda Elly, Minggu (28/4/2013).

Nasri mengatakan bahwa penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi karena para bupati dan walikota itu dinilai sangat peduli terhadap K3 di daerahnya masing-masing.

Di samping penghargaan untuk Bupati Pelalawan sendiri, untuk Kabupaten Pelalawan akan ada penghargaan bagi 12 perusahaan yang ada di daerah ini.

“Dari 12 perusahaan itu, satu perusahaan yakni PT Arara Abadi mendapatkan penghargaan Sistim Management Keselamatan (SMK) dan akan memperoleh pin emas. Sementara 11 perusahaan lainnya akan mendapatkan penghargaan atau piagam zero accident,” katanya.

Terpisah, Plt Kabid Pengawasan dan Perlindungan Ketenagakerjaan Disnaker Pelalawan, Budi, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, ada sebelas perusahaan dan satu perusahaan yang ada di Kabupaten Pelalawan ini akan mendapatkan penghargaan Zero Accident serta penghargaan SMK.

Penghargaan K3 bagi suatu perusahaan ini sangat penting, karena dengan adanya K3 maka kompetensi di Asean Free Trade Area (AFTA) 2015 bisa didukung.

“Kesebelas perusahaan itu, diantaranya PT Cipta Daya Sejati Luhur yang berada di Bandar Seikijang, PT Gandahera Hendana di Kecamatan Ukui, PT Sari Lembah Subur, Energi Mega Persada (EMP) Bentu di Kecamatan Langgam, PT Inti Indosawit Subur yang berada di Kecamatan Ukui, PT Mitra Unggul Pusaka yang berada di Kecamatan Langgam, PT Pusaka Megah Bumi Nusantara di Kecamatan Langgam, PT Truba Jaya Engineering yang ada di Kecamatan Pangkalan Kerinci, PT Sinar Agro Raya di Kecamatan Bandar Seikijang, PT Sarikat Putra yang berada di Kecamatan Pangkalan Kuras dan PT Sumber Sawit Sejahtera di Pangkalan Kuras,” bebernya.

Ditambahkannya, karena itulah, penghargaan SMK3 dari K3 ini penting dilakukan karena dinilai sangat kompetetitif dengan negara lain. SMK3 sangat berkaitan dengan jaminan kesehatan, hak-hak buruh, standarisasi tentang kerja sehingga SMK3 merupakan ISO-nya Indonesia.

Diharapkan pemberian penghargaan Zero Accident bagi 11 perusahaan serta satu perusahaan yang mendapatkan pin emas untuk penghargaan SMK, bisa memotivasi perusahaan-perusahaan lain yang ada di daerah ini untuk melakukan hal yang sama.

“Dengan begitu, keselamatan kerja, jaminan kesehatan, hak-hak buruh serta standarisasi tentang kerja suatu perusahaan bisa dipenuhi semua,” tutupnya. (adv/humas/jpr)