Firdaus,ST,MT
Firdaus,ST,MT

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Meski telah habis masa operasionalnya, 20 unit bus Trans Metro yang saat ini berada di bawah pengelolaan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru masih tetap berjalan. Biaya yang timbul dari Trans Metro masih dibebankan dalam APBD Pekanbaru.

Sesuai jadwal yang telah direncanakan oleh Kementerian Perhubungan, per April 2013 total 20 unit bus Trans Metro telah dipindahalihkan pertanggung jawabannya lewat hibah ke Pemko Pekanbaru. Namun nyatanya hingga masuk minggu ke II Mei, proses ini tidak berjalan mulus dan masih tertahan di Kementerian Perhubungan.

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus ST MT yang dijumpai usai mengikuti rapat LKPJ Pemko tahun 2012 di Ruang Paripurna DPRD Pekanbaru, Jumat (10/5/2013) mengatakan bahwa operasional bus Trans Metro saat ini masih di bawah kewenangan Dishub Pekanbaru dan segala biaya yang timbul dari keputusan ini dibebankan dalam APBD Kota Pekanbaru.

“Karena proses administrasi hibah Kemenhub Pusat ke Pemko Pekanbaru masih tertahan dan belum juga selesai sampai hari ini. Padahal kita memprediksikan akhir April lalu semua kelengkapan administrasi ini bisa selesai tapi nyatanya tidak,” jelas Wako.

Meski demikian, Pemko tidak akan menghentikan operasional bus Trans Metro karena moda transportasi ini adalah unsur vital yang menunjang mobilitas warga kota di Pekanbaru. Maka sembari menunggu proses pengurusan administrasi hibab di Kemenhub Pusat dirampungkan, Pemko akan terus mengoperasikannya meski dengan membebankan biaya operasionalnya ke dalam APBD Kota.

Usai proses administrasi dan hibah telah jelas dimana 20 bus Trans Metro saat ini menjadi aset Pemko, maka pengelolaannya akan diserahkan ke PD Pembangunan Pekanbaru yang juga akan mengelola lima koridor Trans Metro pada Juni mendatang. (rn/ur)