ekspos tersangka oknum TNI
ekspos tersangka oknum TNI

Jakarta (SegmenNews.com)– Oknum TNI berinisial DSB (32) mengotaki aksi perampokan uang anjungan tunai mandiri (ATM) sebanyak Rp 2,9 miliar. Pria berpangkat Kopral tersebut memperoleh jatah Rp 1 miliar lebih. Uang itu dibelanjakan mobil dan rumah untuk istri mudanya berinisial IY.

“Dia (DSB) membeli satu mobil seharga Rp 130 juta dan dua rumah senilai Rp 300 juta. Semua itu untuk istri mudanya,” jelas Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolrestabes Bandung, Jumat (10/5/2013).

Hasil kejahatan dibelikan juga sejumlah emas senilai Rp 28 juta, dan separuhnya disimpan di rekening IY sebanyak Rp 250 juta. “Rekening itu sudah diblokir,” ungkap Trunoyudo.

Dilansir dari detik.com, DSB berkomplot bareng AS (31) dan DF (30) sewaktu merampok duit dari dalam mobil Securicor G4S. Ternyata DSB selama ini nyambi bekerja menjadi pengawal mobil Securicor G4S. AS ditangkap di Margaasih (Kabupaten Bandung), dan DSB diringkus di Cianjur.

AS saban hari berprofesi pedagang kupat tahu, kalau DF pecatan TNI berpangkat Pratu. “DF pernah terlibat kasus curanmor. Statusnya kini daftar pencarian orang (DPO),” kata Trunoyudo.

Selain menggondol uang Rp 2,9 miliar, para pelaku menganiaya serta menyekap petugas Securicor G4S yakni Dolli Indra Nasution dan Deden Sudiri Mulyawan. AS mengantongi Rp 650 juta, dan DF mendapat bagian Rp 1 miliar lebih.

AS meringkuk di Mapolrestabes Bandung. DSB ditahan di POM DAM III Siliwangi. Barang bukti hasil kejahatan yang disita polisi dari DSB antara lain sejumlah emas, satu unit mobil Toyota Avanza, dua unit rumah di Kecamatan Margaasih, dan rekening BRI. Barang bukti disita dari AS yakni uang tunai Rp 550 juta, dan satu unit ponsel. Selain itu barang bukti lainnya berupa lima karung kosong, tujuh kotak reject hitam, karung segel rusak berisi uang ATM sejumlah Rp 230 juta, dan kotak reject hitam berisikan uang sekitar Rp 450 juta. **(RN)