int
int

Karibia (SegmenNews.com)– Tim ilmuwan Inggris yang mengeksplorasi dasar laut di Karibia telah menemukan “sumur” hidrotermal terdalam di bumi. Menggunakan kendaraan yang dikendalikan dari jarak jauh (ROV), tim ilmuwan menjelajahi Palung Cayman sebuah ngarai bawah air raksasa untuk menemukan sebuah situs saluran air panas di kedalaman hampir 5.000 meter.

Rekaman video yang dikirim ROV ke kapal penelitian menunjukkan keberadaan cerobong asap yang menjulang hingga setinggi 10 meter di dasar laut. Dari cerobong itu keluar air berwarna kehitaman.

“Sebuah pemandangan yang menakjubkan,” kata seorang ilmuwan, Kamis, 21 Februari 2013. Salah seorang pengendali ROV mengatakan cerobong air panas itu bak cerobong asap pabrik raksasa yang ada di kawasan industri.

Saluran air panas (ventilasi hidrotermal) adalah salah satu fitur aneh di laut dalam. Keberadaan mereka tidak diketahui sampai 1970-an. Sejak itu banyak saluran air panas telah ditemukan di sekitar 200 lokasi di seluruh dunia, termasuk di Samudra Pasifik dan Atlantik.

Keberadaan “sumur” hidrotermal di Palung Cayman pertama kali terdeteksi sekitar tiga tahun lalu. Saat itu satu set ventilasi, yang dikenal sebagai Beebe, tercatat sebagai “sumur” hidrotermal yang paling dalam.

Hingga akhirnya ekspedisi tim ilmuwan Inggris memecahkan rekor itu dengan penemuan satu set ventilasi hidrotermal yang baru pada kedalaman 4.968 meter (sekitar 3 mil). Lokasinya berdekatan dengan Beebe, masih di Palung Cayman, parit dalam yang dibentuk oleh batas di antara dua lempeng tektonik.

Air kehitaman yang meluap dari cerobong memiliki suhu 401 derajat Celsius. Angka ini tercatat sebagai air dasar laut terpanas di planet ini.

Ekspedisi yang didanai oleh Natural Environment Research Council ini masih akan terus menjelajahi Palung Cayman. Penelitian akan dipusatkan di kapal penelitian Inggris, James Cook, yang dinamai sesuai dengan nama penjelajah legendaris abad ke-18 yang melakukan banyak penemuan di wilayah Pasifik.

 

sumber: tempoco