Kelewang, Bos geng motor XTC
Kelewang, Bos geng motor XTC

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Ketua Geng Motor XTC “Klewang” akhirnya ditangkap. Sebagai bos ia dapat jatah menggauli cewek yang jadi anggota baru.

Kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) R Adang Ginanjar, melalui Kasat Reskrim Polresta, Pekanbaru, Kompol Arief Fajar Satria kepada wartawan, Jumat (10/5/13), membenarkan prihal penangkapan itu.

Disebutkan, Klewang ditangkap anggota Satuan Reskrim Polresta Pekanbaru di tempat persembunyiannya di gudang bekas PT Waskita Karya, komplek Stadion Utama Riau, Panam, Kecamatan Tampan, Kamis (9/5) sekitar pukul 14.30 WIB.

“Klewang telah lama menjadi target operasi. Dia ini (Klewang) yang telah merusak remaja-remaja berumur belasan agar menjadi brutal,” kata Arief Fajar.

Penangkapan Klewang berawal ditangkapnya tiga orang anggota Geng Motor XTC oleh Gabungan dari Polresta Pekanbaru dan Polsek Tampan, Kamis (9/5/13).

Ketiga anggota Geng Motor XTC yang ditangkap itu yakni Ar (17) dan Indra (18), warga Jalan Karya Baru, Tampan, serta Mardijo alias Anto Klewang, warga Pasir Putih, Siak Hulu, Kampar.

Dari tangan ketiga tersangka, polisi berhasil mengamankan 2 senjata tajam jenis pedang samurai, 1 clurit dan besi beton dengan panjang 1 meter berujung seperti tombak.

Ketiga benda ini biasa dipakai untuk bentrok sesama anggota geng motor dan merampas kendaraan orang lain. Dari hasil pengembangan kasus ini, polisi berhasil menangkap Klewang.

Klewang tidak menyakinkan menjadi ketua geng motor yang memiliki anggota yang lumayan banyak dengan anggota mencapai ratusan anak remaja berusia 15-16 tahun.

Tetapi kakek tua ini terkenal kejam dan beringas. Ia merupakan ahli doktrin anggota geng motor untuk bertindak brutal, merusak, merampas dan menganiaya korbannya dan tidak takut dengan petugas polisi.

Klewang mengaku sebagai disersi TNI AD. Setiap anggota yang tergabung dalam XTC diwajibkannya membayar Rp5.000 per orang dan menyetor ke dirinya setiap pekan.

Di luar itu, anggota geng motor juga diwajibkan menyetor hasil rampasan sepeda motor. Parahnya lagi, para anggota geng motor wanita yang baru bergabung diharuskan melayani nafsu syahwat Klewang yang kerap dipanggil sebagai Ketua. (rtc/knc)