turapSiak (SegmenNews.com) – Terkait dengan akan dimulainya pembangunan turap di desa Buatan II dengan panjang 100 meter dari Pemkab Siak di desa Buatan II, hingga saat ini masih adanya kendala dari pemilik rumah yang ada di pinggir sungai siak, dengan beragam alasan yang dilontarkan oleh masyarakat yang ada di pinggir sungai siak yang terimbas langsung pembangunan turap di desa Buatan II.

Menurut keterangan Camat Koto Gasib Drs Arlisman Rabu (15/5) mengatakan “Memang ada beberapa pemilik rumah datang ke kantor camat untuk mempertanyakan pembongkaran rumah tersebut, ada beberapa orang warga juga meminta agar ukuran rumah yang dibantu oleh pemkab siak agar ditambah besarnya dari yang akan dibantu. Hal ini sudah kita sampaikan kepada pihak pemkab Siak yakni Dinas tarcip Namun rumah bantuan rumah layak huni tidak bisa di robah lagi ketentuan dari pemkab Siak”Kata Arlisman

“Untuk tahun ini 2013 kecamatan Koto Gasib Khususnya desa Buatan II sudah dialokasikan rumah layak huni sebanyak 31 unit untuk masyarakat yang bermukim di pinggir sungai siak yang berdampak pada pembangunan turap tersebut “terang Camat

“Kita juga menghimbau kepada, masyarakat yang saat ini belum bongkar rumahnya agar dilakukan pembongkaran, dikarenakan kontraktor yang akan mengerjakan turap tersebut sudah akan memulai pekerjaannya dan tidak ada alasan lagi bagi masyarakat untuk tidak membongkar rumahnya, dikarenakan pemkab Siak sudah mengalokasikan 31 unit rumah layak huni untuk masyarakat sekitar pinggiran yang akan dimulai pekerjaan turap.”(adv)