Aksi demo mahasiswa kampar
Aksi demo mahasiswa kampar

Bangkinang (SegmenNews.com)– Belasan mahasiswa mengatasnamakan BEM Riau melakukan aksi unjukrasa menuntut Bupati Kampar memberhentikan Ranayus sebagai kepala Dinas Catatan Kependudukan dan Catatan Sipil, Senin (20/5).

Puluhan massa pengunjuk rasa mendatangi Kantor Dinas Catatan Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kampar menggunakan kendaraan roda dua dan membawa bendera merah putih. Massa membawa aneka spanduk bertuliskan “Hentikan Pungli di Discapil Pecat Kadis Capil”, “yang Miskin tidak Layak Dilayani di Discapil”.

Uci, salah seorang pengunjuk rasa, dalam orasinya, meminta Bupati Kampar memberhentikan Ranayus sebagai Kepala Dinas Catatan Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kampar terkait dugaan banyaknya praktik pungli yang terjadi di dinas tersebut.

Pungli diduga dilakukan oknum-oknum di dinas tersebut saat masyarakat mengurus legalisir kartu keluarga (KK), kartu tanda penduduk (KTP) dan akte kelahiran.

Menurut pengunjuk rasa, mereka (oknum-oknum di Dinas Catatan Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kampar) telah membodoh-bodohi masyarakat dengan cara mempersulit setiap urusan masyarakat dengan alasan yang tidak masuk akal dan bila pungli tidak dibayarkan maka rakyat tidak dilayani.

Untuk itu, massa pengunjuk rasa menuntut Bupati dan Kapolres Kampar mengusut tuntas dugaan pungli tersebut dan kenakan sanksi terhadap oknum pelaku sesuai undang-Undang yang berlaku.

Ranayus yang dikonfirmasi membantah dugaan pungli di dinasnya. Kalaupun ada pungli, Ranayus menuding itu ulah calo dari ;uar dinasluar. “Kita tidak melakukan pungutan dan bila ada itupun uang terima kasih, kita tidak tolak,” ungkapnya. (rn/bdb)