Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Repanting kebun trantam milik PTPN V dinilai sarat KKN dan salah sasaran. Pasalnya, replanting kebun sawit tersebut diberikan kepada orang-orang terdekat termasuk pribadi juga kepada sejumlah wartawan dan LSM. Seharusnya replanting diberikan kepada Upika dan masyarakat setempat.

Hal itu di sampaikan sekretaris Himpunan Wartawan Rokan Hulu (HWR), Acce Harahap, Selasa (21/5/13). Katanya, dari pengakuan wartawan, S dan P kepadanya, bahwa mereka juga mendapatkan jatah dari replanting tersebut sebanyak 3 blok, dan buah rojan atau buah sawit mentah di satu bloknya telah dijual kepada pihak ketiga sekitar 20 juta.

“Ini jelas ada permainan pihak kebun trantam, replanting hanya diberikan kepada orang terdekat yang hanya menguntungkan pribadi. Lebih Ironis lagi buah hasil replanting yang masih mentah di jual ke PKS, tentu itu mengurangi rendemen atau kualitas dan persentasenya,” tukasnya.

Sementara itu, melalui sambungan telepon, Asisten Umum PTPN V kebun trantam, Drs Ali Azar mengakui memberikan beberapa blok kepada wartawan dan LSM , namun akunya, mereka sebelumnya telah menyerahkan surat atau proposal.

“Orangtu (wartawan dan LSM) masukkan surat, siapa yang dulu dia yang dapat. Sekarang PKS tidak mau menerima (buah Rojan) karena rendemennya sudah jatuh,” akunya. (r4n)