listriksPangkalan Kerinci (SegmenNews.com)– Masyarakat penguna listrik dari BUMD PD Tuah Sekata yang ada di kota Pangkalan Kerinci yang menunggak selama tiga bulan terancam diputus. Pasalnya, penunggakan hingga akhir Mei 2013 sudah mencapai Rp 1,5 Miliar.

Plt Direktur BUMD PD Tuah Sekata Yumardi kemarin menyatakan bahwa setelah di berikan surat teguran kepada masyarakat yang menunggak pembayaran listrik, barulah listrik mereka diputus.

“Kita telah membentuk tim untuk turun melakukan operasi penertiban pelanggan yang masih nunggak. Apabila sudah tiga bulan diberi tenggang waktu dan surat teguran juga tidak digubris makan dalam waktu dekat dilakukan pemutusan,” tegasnya.

Dalam pembentunan sebanyak 3 tim yang melibatkan personil dari PD TUah Sekata sebanyak 5 hingga 6 orang, setelah melakukan koordinasi dengan pihak Polsek Pangkalan Kerinci untuk meminta pengamanan selama pelaksanaan pemutusan berlangsung di lapangan nantinya.

“Kita juga telah berkoordinasi ke pihak Polsek Pangkalan Kerinci untuk melakukan pengamanan selama pelaksanaan Pemutusan rampung tersebut. Mudah-mudahan awal bulan depat tim sudah bergerak dengan data pelanggan yang nungga didominasi oleh masyarakat atau swasta,” Ungkap Yumardi.

Kemudian dijelaskan Yumardi, bahwa pemutusan aliran listrik dan pencabutan meteran terpaksa dilakukan agar tunggakan tidak terus membengkak.

“Apabila nanti meteran mereka diputus maka mereka terpaksa mengurus pemasangan kembali dan akan dikenakan biaya pemasangan ulang sebesar Rp.1019 per volt ampere,” Bebernya. (d3n/rz)